Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di berbagai daerah terus digenjot pemerintah sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Dalam program ini, pemerintah menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pihak yang bertanggung jawab membangun sekaligus mengelola pelaksanaannya secara nasional.
Secara nasional, Agrinas menargetkan pembangunan sekitar 30.500 unit KDMP yang tersebar di desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.

Di Kabupaten Kediri, pembangunan KDMP di Desa Janti, Kecamatan Wates, dilaporkan telah selesai sepenuhnya. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Janti, Muryadi.
Ia mengatakan, secara fisik pembangunan koperasi tersebut sudah rampung 100 persen. Saat ini pemerintah desa masih menunggu petunjuk lanjutan dari pihak Agrinas terkait tahapan operasional koperasi.
Baca juga : OJK Kediri Sebut Kinerja Industri Jasa Keuangan Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi, Ini Penjelasannya
“Alhamdulillah pembangunan KDMP di Desa Janti sudah selesai 100 persen. Untuk langkah berikutnya kami masih menunggu arahan dari Agrinas terkait persiapan operasionalnya,” ujarnya, Rabu (11/3).
Muryadi menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan perkembangan program secara nasional yang disampaikan dalam rapat monitoring, progres pembangunan KDMP di Desa Janti termasuk yang telah selesai secara fisik.
Selanjutnya, pemerintah desa memperkirakan akan ada proses penyerahan secara resmi dari pihak Agrinas kepada pemerintah desa sebelum koperasi tersebut mulai beroperasi.
“Kami masih menunggu pemberitahuan resmi dari Agrinas. Kemungkinan akan ada proses serah terima terlebih dahulu kepada pemerintah desa sebelum koperasi ini mulai dijalankan,” jelasnya.
Meski demikian, pihak desa mengaku telah melakukan sejumlah persiapan internal, termasuk pembentukan kepengurusan koperasi. Dengan demikian, ketika arahan operasional telah diterima, KDMP dapat segera beroperasi.
“Dari sisi pengurus dan kesiapan internal sebenarnya sudah siap. Kami tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari Agrinas untuk tahapan berikutnya,” tambahnya.
Muryadi berharap keberadaan KDMP di Desa Janti nantinya mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Ia menilai koperasi tersebut berpotensi menjadi wadah penguatan ekonomi warga sekaligus membuka peluang usaha baru di desa.
“Harapannya, keberadaan koperasi ini dapat mendorong perkembangan ekonomi masyarakat. Ini peluang yang baik apabila bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor :Hadiyin





