Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Penyaluran program Bantuan Pangan (Banpang) di Kabupaten Tulungagung mulai dilakukan pada Rabu (8/4/2026). Tahap awal distribusi menyasar ribuan Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kecamatan Besuki.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyampaikan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari penyaluran sebelumnya pada 2025. Banpang menjadi bagian dari program nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Menurutnya, penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) atas arahan Presiden RI, dengan melibatkan Perum Bulog serta dukungan pemerintah daerah.
“Program ini tidak sekadar bantuan, tetapi wujud kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pangan, terutama di tengah kenaikan harga,” ujarnya.
Baca juga : Pembangunan Alun-Alun Kediri Tertunda, Selisih Nilai Pembayaran Jadi Kendala
Ia menambahkan, program Banpang juga diarahkan untuk pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan, pencegahan stunting, serta mengantisipasi kerawanan pangan. Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), jumlah PBP di Kabupaten Tulungagung mencapai 149.572 orang.
Secara teknis, setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Dengan demikian, untuk periode Februari–Maret 2026, masing-masing PBP menerima total 20 kilogram beras medium dan 4 liter minyak goreng merek MinyaKita.
“Total penerima di Tulungagung mencapai 149.572 orang. Untuk dua bulan, masing-masing mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengungkapkan bahwa pada hari pertama penyaluran di Kecamatan Besuki mencakup empat desa, yakni Keboireng, Tulungrejo, Wateskroyo, dan Sedayugunung dengan total ratusan penerima di masing-masing desa.
Baca juga : Sidang Sengketa TPA Kota Kediri Buka Ruang Dialog, Penggugat Siap Tempuh Jalur Musyawarah
Secara keseluruhan, jumlah PBP di Kecamatan Besuki mencapai 4.191 orang, dengan distribusi 83.820 kilogram beras dan 16.764 liter minyak goreng. Adapun total penyaluran untuk seluruh Kabupaten Tulungagung mencapai 2.991.440 kilogram beras dan 598.288 liter minyak goreng.
“Penyaluran ditargetkan rampung pada April 2026. Jika belum selesai, batas maksimal hingga 31 Mei 2026,” pungkasnya.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin





