Blitar, LINGKARWILIS.COM – Agenda tahunan pembersihan sedimen atau flushing (pladu) di dua bendungan wilayah Blitar dipastikan segera digelar. Kegiatan ini selalu dinantikan masyarakat, terutama warga di sepanjang aliran Sungai Brantas.
Flushing akan dilakukan di Bendungan Wlingi Raya dan Bendungan Lodoyo sebagai bagian dari upaya normalisasi sedimen lumpur.
Selain menjadi agenda teknis, momen pladu juga identik dengan tradisi warga berburu ikan. Kondisi air sungai yang keruh saat flushing membuat banyak ikan mudah ditangkap, sehingga menarik ribuan warga turun ke sungai.
Kepala Divisi Jasa ASA WS Brantas Perum Jasa Tirta I, Agung Nugroho D.P., mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pemangku kepentingan pada Senin (13/4/2026).
Baca juga : Yai Mim Dimakamkan di Blitar, Penuhi Wasiat Dekat Makam Orang Tua
“Koordinasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan flushing di Bendungan Wlingi Raya dan Lodoyo berjalan lancar,” ujarnya.
Rapat tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) hingga PLN. Koordinasi dinilai penting mengingat selama proses flushing debit air akan mengalami perubahan signifikan.
Masyarakat yang tinggal di sepanjang Sungai Brantas juga diimbau meningkatkan kewaspadaan. Pada fase awal flushing, arus air biasanya sangat deras sebelum akhirnya berangsur menurun.
Berdasarkan hasil koordinasi, kegiatan pladu dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 18 Mei hingga 23 Mei 2026.
Selama periode tersebut, warga diminta berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





