Trenggalek, LINGKARWILIS.COM – Peristiwa longsor batu kembali terjadi di jalur nasional Trenggalek–Ponorogo, tepatnya di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, KM 16, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah mobil Toyota Fortuner yang melintas tertimpa material batu hingga mengalami kerusakan di bagian depan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kendaraan berwarna putih itu hanya mengalami penyok pada kap dan bemper depan sisi kanan. Meski selamat, pengemudi dilaporkan mengalami syok.
Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto, mengatakan jalur di lokasi kejadian langsung ditutup total guna mengantisipasi potensi longsor susulan. Arus lalu lintas pun dialihkan ke jalur alternatif.
“Untuk sementara jalan ditutup total, dan kendaraan dialihkan ke rute lain,” ujarnya.
Baca juga : Harga Gabah Kering Sawah Stabil di Rp 7.200 per Kilogram, Petani Kediri Diuntungkan
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup karena kondisi tebing yang rawan longsor. Saat itu, mobil Toyota Fortuner bernopol AG 1671 SK yang dikemudikan Eko Priyono, warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, melaju perlahan menuju Ponorogo.
Namun, saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba batu berukuran besar dengan diameter sekitar 1,5 meter jatuh dari tebing dan menghantam bagian depan kendaraan.
Setelah kejadian, pengemudi segera menepi dan keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri. Meski tidak mengalami luka, kondisi pengemudi dilaporkan masih syok akibat insiden tersebut.
Menindaklanjuti kejadian itu, petugas langsung menutup akses jalan dan meminta masyarakat tidak mendekati lokasi karena masih berpotensi terjadi longsor lanjutan. Pembukaan jalur akan dilakukan setelah ada penilaian dan persetujuan dari pihak terkait.
Baca juga : Kepala Dinas di Kabupaten Kediri Diminta Pastikan ASN WFH, Bukan Plesiran
Sebelumnya, pada awal Maret 2026, kejadian serupa juga terjadi di lokasi yang tidak jauh dari titik longsor kali ini. Saat itu, sebuah batu berukuran besar menutup seluruh badan jalan di KM 16 Desa Nglinggis, sehingga jalur utama Trenggalek–Ponorogo sempat ditutup total. Beruntung, tidak ada kendaraan yang tertimpa karena akses jalan telah lebih dulu ditutup.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





