Kediri, LINGKARWILIS.COM – Suasana akhir pekan di kawasan wisata Hutan Pinus Plapar yang berada di area Cafe 66 Selopanggung tampak jauh dari kata ramai, Sabtu (25/4/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas wisata berlangsung minim. Hanya segelintir pengunjung terlihat datang untuk menikmati kesejukan hutan pinus, tanpa hiruk-pikuk khas akhir pekan.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan ekspektasi weekend yang biasanya menjadi momentum lonjakan wisatawan. Dampaknya pun langsung dirasakan pelaku usaha kecil di sekitar kawasan.
Baca juga : Meriahkan Hari Jadi ke-1222, Dinas Perikanan Kediri Gelar Kediri Aquatic di Simpang Lima Gumul
Sriamah, pedagang angkringan setempat, mengaku penurunan jumlah pengunjung kerap terjadi di luar momen tertentu.
“Biasanya ramai itu hari Minggu atau saat hari besar nasional. Kalau Sabtu seperti ini masih sepi,” ujarnya.
Menurutnya, sepinya kunjungan berdampak signifikan terhadap pendapatan harian pedagang yang bergantung pada aktivitas wisata.
Baca juga : Antisipasi Pohon Tumbang, DLHKP Kota Kediri Pangkas Dahan di Jalan Brawijaya
Padahal, kawasan Hutan Pinus Plapar memiliki potensi alam yang cukup kuat sebagai destinasi unggulan di wilayah Kecamatan Semen. Namun tanpa inovasi, promosi yang masif, serta agenda wisata yang berkelanjutan, jumlah kunjungan dinilai sulit meningkat..***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin






