Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Lamongan mengambil langkah konkret dalam menekan dampak pemanasan global dengan memadamkan listrik di seluruh gedung pemerintahan selama dua jam. Aksi ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bumi sekaligus kampanye efisiensi energi.
Pemadaman dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengurangan emisi gas rumah kaca. Langkah ini tidak sekadar simbolis, tetapi juga upaya nyata untuk membangun kesadaran kolektif terhadap isu lingkungan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa aksi mematikan listrik merupakan cara sederhana namun efektif dalam mengampanyekan pengurangan emisi karbon dan polusi cahaya.
“Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Pemkab Lamongan mengadakan aksi mematikan listrik selama dua jam. Tujuannya adalah mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama mengurangi pemanasan global atau efek rumah kaca,” ujarnya.
Baca juga : Antisipasi Gangguan Malam Minggu, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar KRYD di Titik Rawan
Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menambahkan, kesadaran bersama menjadi kunci di tengah kondisi bumi yang kian memanas. Ia berharap gerakan ini mampu mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi.
Senada, Sekretaris Daerah Lamongan, Moh. Nalikan, menekankan pentingnya efisiensi energi di tengah tantangan krisis energi global.
“Dunia sedang mengalami krisis energi, sementara kebutuhan terus meningkat. Kita harus mengelola energi secara berkelanjutan. Momentum Hari Bumi ini menjadi pengingat untuk mulai berhemat energi,” tegasnya.
Pemkab Lamongan berharap aksi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi kebiasaan baru di tengah masyarakat. Kesadaran untuk menghemat energi diharapkan tumbuh sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.
“Mari kita gelorakan semangat menjaga bumi. Salah satu langkah kecil yang bisa dilakukan adalah mematikan listrik selama satu hingga dua jam sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” pungkas Nalikan.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin






