Polisi Maraton Edukasi Bahaya Petasan ke Siswa SD di Wates

Polisi Maraton Edukasi Bahaya Petasan ke Siswa SD di Wates
Kapolsek Wates AKP Agus Sudaryanto edukasi pencegahan pengurangan resiko bermain petasan di SD Negeri Tawang 3 Wates Selasa pagi (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Aparat kepolisian dari Polsek Wates gencar melakukan edukasi kepada pelajar sekolah dasar guna mencegah bahaya bermain petasan.

Kapolsek Wates, Agus Sudaryanto, turun langsung memberikan sosialisasi kepada siswa di SD Negeri III Tawang Wates, Selasa (28/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, siswa diingatkan agar tidak bermain, membeli, menyimpan, hingga meracik bahan petasan karena risikonya sangat tinggi dan dapat membahayakan nyawa.

bayar PBB Kota Kediri

Menurut Agus, edukasi ini dilakukan secara maraton ke sejumlah sekolah dasar di wilayah Wates. Langkah tersebut diambil sebagai respons atas adanya insiden yang menimpa sejumlah siswa akibat ledakan petasan rakitan.

Baca juga : Tanggapi Keluhan Warga, DPUPR Kota Kediri Perbaiki Gorong-Gorong Ambles di Jalan Kamboja

“Bermain petasan sangat berisiko, bahkan bisa berakibat fatal. Kami ingin kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, insiden yang terjadi bermula dari kebiasaan anak-anak mengakses media sosial melalui ponsel. Dari sana, mereka belajar cara meracik bahan petasan tanpa pendampingan orang tua, lalu mencoba mempraktikkannya sendiri.

Akibatnya, beberapa siswa mengalami luka serius setelah terkena semburan api dari petasan yang mereka buat. Saat ini, sebagian korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain mengingatkan bahaya petasan, pihak kepolisian juga menekankan pentingnya penggunaan ponsel secara bijak. Anak-anak diimbau memanfaatkan gawai untuk menunjang pembelajaran, bukan untuk mengakses konten berbahaya.

Baca juga : Damkar Kabupaten Kediri Latih Pekerja Tol Bandara Cegah Kebakaran

Polisi juga berharap peran aktif guru dan orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan ponsel oleh anak. Dengan demikian, potensi risiko dari aktivitas berbahaya seperti meracik petasan dapat dicegah sejak dini.

“Kami akan terus melakukan edukasi agar anak-anak lebih sadar akan bahaya petasan dan bijak dalam menggunakan teknologi,” pungkasnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4Dsitus toto