Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kondisi Jalan Raya di perbatasan Desa Srikaton dan Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, dikeluhkan warga. Kerusakan jalan yang semakin parah dinilai membahayakan pengguna jalan dan telah beberapa kali memicu kecelakaan lalu lintas.
Jalan berlubang yang tersebar di sejumlah titik membuat pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas. Bahkan, tidak sedikit pengendara yang terjatuh saat berusaha menghindari lubang di badan jalan.
Kartono (50), warga Desa Sambi, mengaku kerap membantu pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.
“Sering ada pengendara yang jatuh saat menghindari jalan berlubang. Bahkan ada juga yang bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan karena sama-sama berusaha menghindari lubang,” ujarnya.
Baca juga : Jamaah Haji Kabupaten Kediri Dijadwalkan Tiba di Tanah Air pada 29 Juni 2026
Menurut Kartono, jalan tersebut merupakan jalur vital yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan dari arah timur maupun barat. Aktivitas lalu lintas berlangsung hampir tanpa henti sejak pagi hingga malam hari.
Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kondisi jalan rusak juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pedagang sayur yang melintas di jalur tersebut kerap mengalami kerugian karena barang dagangannya terjatuh akibat guncangan saat melewati jalan berlubang.
“Sudah sekitar tiga tahun kondisi jalan seperti ini dan belum ada perbaikan. Banyak pedagang sayur yang dagangannya jatuh karena jalan rusak,” katanya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kediri segera mengambil langkah perbaikan agar kondisi jalan kembali layak dilalui dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Kartono menilai perbaikan infrastruktur jalan seharusnya menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Baca juga : RTH SLG Jadi Favorit Warga Kediri untuk Olahraga Pagi
“Efisiensi anggaran boleh menjadi pertimbangan, tetapi fasilitas umum seperti jalan jangan sampai dibiarkan rusak terlalu lama. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru dilakukan perbaikan,” tegasnya.
Masyarakat berharap perbaikan Jalan Raya perbatasan Desa Srikaton dan Desa Sambi dapat segera direalisasikan sehingga arus transportasi kembali lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





