Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Aksi penipuan dengan modus tukar uang kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Dua pria yang diduga warga negara asing (WNA) terekam kamera CCTV saat menjalankan aksinya di Toko Asmono, Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Banyudono, dan diduga membawa kabur uang tunai dari laci kasir.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/6/2026). Rekaman kamera pengawas memperlihatkan kedua pria itu datang ke toko layaknya pembeli biasa sebelum melancarkan aksinya.
Penjaga toko, Fajar Ainur, mengatakan kedua pelaku awalnya membeli sebuah telenan dengan harga Rp10 ribu. Setelah transaksi selesai, mereka mendekati meja kasir dan mulai mengajak korban berbicara menggunakan bahasa Inggris sambil memperlihatkan sejumlah uang.
“Mereka terus berbicara sambil menunjukkan uang. Saya jadi bingung. Setelah mereka pergi, baru saya sadar uang di laci kasir berkurang,” ujar Fajar.
Baca juga :Β Januari hingga Mei 2026, Damkar Tangani 63 Kasus Kebakaran di Kabupaten Kediri
Tidak hanya itu, kedua pelaku juga meminta menukarkan dua lembar uang pecahan Rp50 ribu dengan satu lembar Rp100 ribu. Saat proses penukaran berlangsung, mereka terus mengalihkan perhatian korban dengan percakapan dalam bahasa asing dan memperlihatkan beberapa lembar uang dolar yang disebut ingin ditukarkan.
Kondisi tersebut membuat konsentrasi korban terpecah. Saat laci kasir dalam keadaan terbuka, salah seorang pelaku diduga mengambil sejumlah uang tunai tanpa sepengetahuan penjaga toko.
“Saya kurang fokus karena bingung dengan pembicaraan mereka, sampai tidak menyadari ada uang yang diambil dari laci kasir,” tambahnya.
Usai menjalankan aksinya, kedua pria tersebut langsung meninggalkan lokasi. Korban baru mengetahui adanya kehilangan setelah menghitung kembali uang hasil penjualan. Akibat kejadian itu, pihak toko diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp300 ribu.
Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah serta gerak-gerik kedua pelaku juga telah diserahkan sebagai bahan penyelidikan.
Baca juga :Β Potensi Sampah Kabupaten Kediri Capai 667 Ton per Hari, DLH Gencarkan Pengurangan Sampah Plastik
Kanit Reskrim Polsek Ponorogo, Iptu Ibnu Harjito, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.
“Kami sudah mempelajari rekaman CCTV yang ada. Saat ini identitas kedua pelaku masih dalam proses penelusuran,” katanya.
Polisi juga mengimbau para pelaku usaha dan penjaga toko untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap modus pengalihan perhatian saat transaksi pembayaran maupun penukaran uang, guna mencegah kejadian serupa terulang.***
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





