Empat SD Negeri di Ponorogo Belum Terima Murid Baru, Dindik Nilai Faktor Demografi Jadi Penyebab

Empat SD Negeri di Ponorogo Belum Terima Murid Baru, Dindik Nilai Faktor Demografi Jadi Penyebab
Ketua SPMB 2026 Ponorogo, Farida Nuraini (SOny)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo belum mendapatkan peserta didik baru pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Kondisi tersebut terjadi meski kegiatan belajar mengajar untuk tahun ajaran baru telah resmi dimulai.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo per 11 Juli 2026, empat sekolah yang belum menerima siswa baru tersebut adalah SDN Setono di Kecamatan Jenangan, SDN Nailan di Kecamatan Slahung, SDN 3 Pomahan di Kecamatan Pulung, dan SDN 4 Tempuran di Kecamatan Sawoo. Keempat sekolah tersebut merupakan bagian dari total 560 SD negeri yang ada di Kabupaten Ponorogo.

Ketua SPMB 2026 Ponorogo, Farida Nuraini, mengatakan fenomena sekolah tanpa murid baru bukan hal yang baru. Menurutnya, kondisi serupa hampir selalu ditemukan setiap tahun di beberapa wilayah dengan karakteristik tertentu.

Untuk mengetahui penyebabnya, Dinas Pendidikan telah melakukan pemetaan di sejumlah lokasi. Dari hasil sementara, faktor demografi menjadi penyebab utama rendahnya jumlah peserta didik baru.

Baca juga :Β Rumah Warga di Desa Jambean Kediri Terbakar Saat Ditinggal Pergi, Kerugian Diperkirakan Capai Rp250 Juta

“Yang pertama faktor demografis, yang kedua kita tidak bisa menyebutkan apakah itu karena KB berhasil atau tidak karena kita tidak punya data otentik secara riil. Yang ketiga, data tahun ini lulusan TK di keempat lingkungan itu kita kategorikan belum ada untuk tahun ini,” ujar Farida, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, jumlah lulusan taman kanak-kanak (TK) di sekitar empat sekolah tersebut memang sangat terbatas. Bahkan, pada tahun ini tidak terdapat lulusan TK di wilayah tersebut yang berpotensi melanjutkan pendidikan ke sekolah-sekolah dimaksud.

Selain melakukan pemetaan terhadap potensi calon siswa, Dinas Pendidikan juga menjalin koordinasi dengan pemerintah desa untuk mendata anak usia sekolah di masing-masing wilayah. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah strategis agar sekolah-sekolah yang kekurangan peserta didik tetap dapat beroperasi.

Baca juga :Β Dishub Kabupaten Kediri Siapkan Traffic Light di Jalur Menuju Bandara Dhoho, Utamakan Keselamatan Pengendara

“Artinya kita sudah melakukan pemetaan yang pertama itu terkait dengan potensi siswa. Pemetaan kedua terkait dengan hubungan kolaborasi dengan beberapa institusi terkait, tapi memang kondisi di lapangan seperti itu,” pungkas Farida.***

Reporter : Sony Prasetyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *