Ketersediaan Pangan Kabupaten Kediri Juni 2026 Melimpah, Beras Surplus Hampir 48.500 Ton

Ketersediaan Pangan Kabupaten Kediri Juni 2026 Melimpah, Beras Surplus Hampir 48.500 Ton
Tim dkpp Kabupaten Kediri saat monev ketersediaan pangan di Kabupaten Kediri (bakti)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan stok pangan selama Juni 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Memasuki musim kemarau, berbagai komoditas strategis, mulai dari beras, jagung, cabai, hingga produk peternakan, tercatat mengalami surplus.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, drh. Tutik Wuryaningsih, menjelaskan bahwa produksi beras pada Juni diperkirakan mencapai 16.841,6 ton. Dengan total ketersediaan sebesar 58.968,6 ton dan kebutuhan masyarakat sekitar 10.467,6 ton, Kabupaten Kediri masih memiliki surplus hingga 48.496 ton.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Kebutuhan pangan masyarakat masih dapat dipenuhi dengan baik. Berdasarkan hasil pemantauan, stok berbagai komoditas utama dalam kondisi aman,” ujarnya.

Untuk komoditas jagung, produksi diperkirakan mencapai 32.458,8 ton dengan total ketersediaan 42.513,2 ton. Sementara kebutuhan masyarakat selama Juni sebesar 19.932,2 ton sehingga masih terdapat surplus 22.581 ton.

Baca juga :Β Gangguan Pasokan Air Bersih, Pemkot dan Polres Kediri Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Campurejo

Komoditas hortikultura juga menunjukkan kondisi yang positif. Bawang merah diperkirakan diproduksi sebanyak 1.458 ton dengan ketersediaan 1.498 ton dan kebutuhan 399,4 ton, sehingga surplus mencapai 1.106,6 ton.

Cabai merah diproyeksikan memiliki ketersediaan 192,1 ton dengan kebutuhan 189,1 ton atau surplus sekitar 3 ton. Sedangkan cabai rawit diperkirakan tersedia 551,5 ton, sementara kebutuhan hanya 276,7 ton sehingga surplus mencapai 274,8 ton.

Selain itu, stok minyak goreng juga dinilai aman. Ketersediaannya mencapai 1.882,9 ton dengan kebutuhan masyarakat sekitar 1.480 ton atau surplus 402,8 ton. Bawang putih tercatat tersedia 340,3 ton, sedangkan kebutuhan hanya 251,7 ton sehingga masih menyisakan surplus 88,5 ton.

Pada sektor peternakan, produksi daging sapi diperkirakan mencapai 318,1 ton dengan kebutuhan 99,8 ton, menghasilkan surplus 218,3 ton. Produksi daging ayam ras mencapai 1.639,6 ton, sementara kebutuhan masyarakat sebesar 778,3 ton sehingga surplus mencapai 861,3 ton.

Baca juga :Β HKTI Kediri dan Koppem Raharja Kelola Ribuan Hektare Tebu, Kemenkop Dukung Penguatan Hilirisasi Industri Gula

Produksi telur ayam juga tergolong tinggi, yakni 5.726,2 ton. Dengan kebutuhan selama Juni sebesar 846 ton, komoditas ini masih memiliki surplus sekitar 4.880,2 ton.

Sementara itu, untuk gula pasir, produksi diperkirakan mencapai 11.182,6 ton dengan total ketersediaan 1.358 ton dan kebutuhan masyarakat 806,6 ton, sehingga masih terdapat surplus 551,5 ton.

Tutik menegaskan, hasil pemantauan DKPP menunjukkan pasokan pangan di Kabupaten Kediri tidak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Juni, tetapi juga diperkirakan aman untuk beberapa bulan mendatang.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap produksi dan ketersediaan pangan. Sampai saat ini, stok pangan di Kabupaten Kediri masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.***

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *