Kediri, LINGKARWILIS.COM β Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kediri bersama Bulog Cabang Kediri terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan minyak goreng bersubsidi Minyak Kita di sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan serta memastikan pasokan bagi masyarakat tetap aman.
Pemantauan dilakukan di dua wilayah, yakni Pasar Gringging, Kecamatan Grogol, yang mewakili kawasan barat Sungai Brantas, serta Pasar Pamenang, Kecamatan Pare, untuk wilayah timur sungai.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan informasi terkait kelangkaan Minyak Kita di pasaran sekaligus mendata kondisi riil stok yang tersedia di tingkat pedagang.
Baca juga :Β Rajin Belajar dan Aktif Berinovasi, Siswi MTs Negeri 2 Kediri Langganan Juara Berbagai Lomba
Menurutnya, Disdag bersama Bulog Cabang Kediri secara rutin menyalurkan pasokan Minyak Kita ke sejumlah pasar tradisional dan kios pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami bersama Bulog Cabang Kediri terus melakukan distribusi Minyak Kita ke Pasar Pamenang serta kios pangan di wilayah timur, dan ke Pasar Gringging untuk wilayah barat. Selain itu, kami juga mendorong distributor agar terus menyediakan Minyak Kita dari produsen sehingga pasokan tetap terjaga,” ujar Tutik.
Selain melakukan pemantauan, Disdag juga berkoordinasi dengan para pedagang, pengelola kios pangan, dan distributor guna memastikan distribusi minyak goreng bersubsidi berjalan lancar.
Para pedagang yang memperoleh pasokan dari Bulog diimbau untuk menjual Minyak Kita sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Disdag juga meminta pedagang membatasi pembelian dalam jumlah besar guna mencegah penimbunan dan pemerataan distribusi.
Baca juga :Β DLHKP Kota Kediri Bersihkan Kali Kedak, Ajak Warga Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir
Menurut Tutik, hingga saat ini ketersediaan Minyak Kita di sejumlah pasar dan kios pangan yang menjadi lokasi pemantauan masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Distribusi ke pasar maupun kios pangan dilakukan secara rutin setiap pekan sehingga stok tetap tersedia. Secara umum, pasokan Minyak Kita di pasar tradisional, toko, hingga swalayan di Kabupaten Kediri masih lebih dari cukup,” jelasnya.
Disdag Kabupaten Kediri juga akan terus melakukan monitoring secara berkala bersama Bulog untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan distribusi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan Minyak Kita dan tetap dapat memperoleh minyak goreng bersubsidi dengan harga yang sesuai ketentuan.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





