Sekolah Rakyat Kota Batu Hadirkan Harapan Baru, Pendidikan Gratis untuk Memutus Rantai Kemiskinan

Sekolah Rakyat Kota Batu Hadirkan Harapan Baru, Pendidikan Gratis untuk Memutus Rantai Kemiskinan
Sekolah Rakyat Kota Batu Hadirkan Harapan Baru, Pendidikan Gratis untuk Memutus Rantai Kemiskinan (Arief)

Batu, LINGKARWILIS.COM – Pendidikan masih menjadi tantangan bagi sebagian anak Indonesia yang berasal dari keluarga kurang mampu. Faktor ekonomi, keterbatasan akses, hingga kondisi sosial keluarga kerap menjadi penyebab anak-anak kehilangan kesempatan untuk melanjutkan sekolah.

Di Kota Batu, harapan itu kini tumbuh melalui keberadaan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Kota Batu, sebuah program pendidikan gratis yang dirancang untuk memberikan kesempatan belajar sekaligus membangun masa depan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar formal. Program ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan bagi anak-anak yang selama ini rentan putus sekolah akibat tekanan ekonomi.

Melalui sistem pendidikan berasrama tanpa biaya, siswa dari keluarga miskin ekstrem dan kelompok rentan mendapatkan akses pendidikan yang sama dengan peserta didik lainnya. Mereka tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan keterampilan hidup.

Baca juga : Atlet Selam Kabupaten Kediri Genjot Latihan Jelang Porprov 2027, Bidik Tambahan Medali Emas

Saat mengunjungi kegiatan pembelajaran dalam agenda open house, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, melihat langsung berbagai aktivitas yang dijalankan para siswa. Selain belajar di kelas, mereka juga mengikuti beragam kegiatan yang bertujuan membentuk karakter dan kemandirian.

Sejumlah siswa tampak berlatih baris-berbaris, memainkan permainan tradisional egrang, belajar membatik, menulis kaligrafi, menampilkan kesenian bantengan, hingga mengelola tanaman pangan di lingkungan sekolah.

Beragam aktivitas tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang mandiri, disiplin, kreatif, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.

“Sekolah Rakyat menjadi salah satu solusi agar anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan yang layak. Selain pembelajaran akademik, mereka juga dibekali karakter, keterampilan, dan kedisiplinan sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujar Heli Suyanto.

Baca juga : Selama Libur Sekolah, Siswa di Kabupaten Kediri Sementara Tidak Menerima MBG

Konsep pendidikan yang diterapkan di Sekolah Rakyat menekankan pembentukan manusia secara utuh. Para siswa belajar hidup bersama di lingkungan asrama, membangun rasa tanggung jawab, menghargai perbedaan, serta mengembangkan potensi yang mungkin sebelumnya belum pernah mendapatkan ruang untuk tumbuh.

Saat ini, SRMP 14 Kota Batu menampung 148 siswa yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Seluruh peserta didik berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Bagi banyak siswa, kesempatan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat menjadi titik balik kehidupan. Sebagian di antaranya sebelumnya terancam berhenti sekolah karena keterbatasan biaya, sementara yang lain menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses pendidikan berkualitas.

Melalui program ini, mereka memperoleh fasilitas pendidikan lengkap, tempat tinggal, kebutuhan makan, pembinaan karakter, hingga pelatihan keterampilan tanpa dipungut biaya.

Lebih jauh, Sekolah Rakyat tidak hanya berupaya mengatasi persoalan putus sekolah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Kemiskinan sering kali diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga kurang mampu cenderung memiliki akses pendidikan yang terbatas sehingga peluang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semakin kecil.

Karena itu, pendidikan menjadi salah satu jalan paling efektif untuk menciptakan perubahan. Dengan pendidikan yang baik, anak-anak memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, memperluas peluang kerja, dan membangun kehidupan yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

Semangat itulah yang kini mulai diwujudkan di Kota Batu melalui Sekolah Rakyat. Program ini memberikan keyakinan bahwa masa depan seorang anak tidak boleh ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarganya.

Meski masih membutuhkan pengembangan berbagai fasilitas pendukung, seperti laboratorium dan sarana pembelajaran lainnya, keberadaan Sekolah Rakyat telah menunjukkan langkah positif dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Program ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan pendidikan.

Pada akhirnya, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan fisik, melainkan pembangunan sumber daya manusia. Di balik setiap siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, tersimpan harapan besar keluarga agar anak-anak mereka memiliki masa depan yang lebih baik.

Sebab pendidikan bukan sekadar menghasilkan lulusan. Pendidikan adalah upaya menumbuhkan harapan, membuka peluang, dan menghadirkan masa depan yang lebih cerah.

Melalui Sekolah Rakyat Kota Batu, harapan itu kini terus menyala bagi anak-anak yang sebelumnya nyaris kehilangan kesempatan untuk meraih cita-cita mereka.***

Reporter : Arief Juli Prabowo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *