BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar resmi mulai beroperasi. Kegiatan diawali dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung di Jalan Kali Kuning, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari para peserta. Sekitar 750 orang hadir dalam agenda tersebut, terdiri atas siswa baru, wali murid, tenaga pendidik, serta tamu undangan.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar Johan Argono menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, wali asrama, dan orang tua siswa yang telah mendukung proses persiapan hingga sekolah tersebut dapat mulai beroperasi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh akses pendidikan dan fasilitas yang layak.
Baca juga : Kelelahan Usai Menebang Tebu, Pria 58 Tahun Meninggal di Pinggir Jalan Blitar
Sementara itu, Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas terealisasinya Sekolah Rakyat di Kota Blitar.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Blitar, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program tersebut. Keberadaan Sekolah Rakyat dinilai dapat membantu meringankan beban keluarga kurang mampu sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Menurutnya, pendidikan yang baik menjadi salah satu modal penting dalam mendukung kemajuan Kota Blitar sekaligus mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan turut memberikan tanggapan terkait pelaksanaan MPLS tersebut. Ia menilai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah memiliki peran penting, terutama karena para siswa akan mengikuti sistem pendidikan berbasis asrama (boarding school).
Menurutnya, MPLS tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan dan berbagai fasilitas sekolah kepada siswa baru. Kegiatan tersebut juga menjadi tahap awal untuk membekali peserta didik dengan kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari atau life skills sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung secara penuh.
Baca juga : UMKM Lele Kabupaten Kediri Jadi Objek Penelitian Serdik Sespimmen Polri
Virlani juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Blitar dan Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam mempersiapkan pelaksanaan MPLS. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan keberadaan Sekolah Rakyat sebagai sarana memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Ia berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu instrumen dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang merata dan berkualitas.
Seluruh rangkaian pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar berlangsung aman, tertib, dan lancar. Para siswa terlihat antusias menyambut dimulainya kehidupan sekolah mereka.
Dengan dimulainya MPLS tersebut, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berpengetahuan, berkarakter, memiliki kemandirian, serta siap memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor :Hadiyin





