BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Seorang penebang tebu berinisial BA (58), warga Desa Salamrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, meninggal dunia setelah diduga mengalami kelelahan usai bekerja, Rabu (12/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di jalan umum Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, sekitar pukul 15.30 WIB. Korban diketahui baru saja menyelesaikan aktivitas menebang tebu bersama sejumlah rekannya.
Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Memang ada penebang tebu yang meninggal. Diduga karena kelelahan usai bekerja menebang tebu. Tidak ada bekas aniaya,” kata Muheni, Kamis (13/8/2026).
Menurut keterangan yang dihimpun kepolisian, korban mulai bekerja menebang tebu sejak Rabu pagi di area persawahan Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan. Korban bekerja bersama enam orang rekannya yang sehari-hari juga berprofesi sebagai penebang tebu.
Baca juga : Antisipasi Karhutla, Polisi Blitar Edukasi Warga dan Pasang Banner Imbauan di Lereng Gunung Pegat
Setelah menyelesaikan pekerjaan, korban bersama rekan-rekannya kemudian pulang sekitar pukul 14.30 WIB. Saat perjalanan menuju rumah, korban tiba-tiba berhenti di pinggir jalan wilayah Desa Margomulyo.
Rekan-rekan korban awalnya tidak menaruh curiga. Namun, saat korban berhenti dan minum air putih, tiba-tiba tubuhnya ambruk.
Melihat kondisi tersebut, rekan korban langsung memberikan pertolongan dan membawanya menuju puskesmas terdekat. Namun, korban meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban telah meninggal dunia. Petugas juga tidak menemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan analisis awal petugas medis, korban diduga meninggal akibat kondisi lemas setelah mengalami kelelahan.
Baca juga : Sebanyak 2.900 Pelajar SLTP se-Kabupaten Kediri Ikuti Lomba Baris Berbaris HUT ke-81 RI
Sementara itu, kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian serta pihak keluarga korban untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





