Gunung Buthak Blitar Terbakar, 60 Personel Gabungan Diturunkan

Gunung Buthak Blitar Terbakar, 60 Personel Gabungan Diturunkan
Petugas saat memantau kebakaran di puncak Gunung Buthak. (ist)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Gunung Buthak, Kabupaten Blitar. Puluhan personel gabungan diterjunkan untuk memantau sekaligus melakukan penanganan agar kobaran api tidak semakin meluas.

Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution bersama Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.H.I., memimpin langsung pengecekan kondisi Karhutla tersebut, Senin (14/9/2026). Pemantauan dilakukan dari Pos Wukir Negoro, kawasan hutan Sirah Kencong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi.

Sekitar 60 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur TNI-Polri, BPBD, Perhutani, relawan hingga masyarakat sekitar.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres dan Dandim didampingi Abed Nikosition dari BKPH Wlingi serta Wahyudi, S.T., M.M. dari BPBD Kabupaten Blitar.

Baca juga : Astrea Vs Vega, Tiga Pelajar di Blitar Tabrakan, Tiga Pelajar Dilarikan ke Rumah Sakit

Berdasarkan laporan BPBD dan relawan Sirah Kencong yang berada di lokasi, titik kebakaran berada di kawasan Gunung Buthak. Api dilaporkan telah membakar area mulai dari puncak dengan ketinggian sekitar 2.890 meter di atas permukaan laut (MDPL) hingga Pos 5 dan Pos 4 yang berada di sekitar ketinggian 2.868 MDPL.

Perkembangan api kemudian mulai bergerak turun. Sekitar pukul 13.00 WIB, kobaran terpantau mendekati Pos 3, tepatnya di sekitar petak 13 dan 38 yang berada pada ketinggian kurang lebih 2.054 MDPL.

Petugas gabungan terus berupaya mengendalikan kebakaran agar tidak menjalar ke wilayah yang lebih luas. Penanganan dilakukan secara manual karena kondisi medan menyulitkan mobilisasi peralatan pemadam.

Sejumlah peralatan sederhana digunakan untuk membantu pemadaman, termasuk ranting. Petugas juga harus menghadapi medan yang cukup ekstrem dengan banyak jurang serta jarak sumber air yang relatif jauh dari titik kebakaran.

Baca juga : Dandim Kediri Resmikan Arena Voli PBV Sporta Muda Tales, Dorong Generasi Muda Aktif Berkegiatan Positif

“Dalam pelaksanaan penanganan Karhutla tersebut, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi angin yang masih kencang serta lokasi sumber mata air yang cukup jauh dan medan jalur cukup ekstrem, banyak jurang, serta jarak yang cukup jauh,” kata Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution.

Kapolres menegaskan, pemantauan akan terus dilakukan bersama TNI, BPBD, Perhutani, relawan dan masyarakat. Upaya penanganan juga akan dimaksimalkan untuk mencegah api meluas sekaligus memastikan keselamatan petugas dan masyarakat serta menjaga kelestarian kawasan hutan.

“Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api kepada petugas,” pungkasnya.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *