Peserta Bertambah, Pemkab Kediri Beri Penghargaan Sekolah Berbudaya Religi

Peserta Bertambah, Pemkab Kediri Beri Penghargaan Sekolah Berbudaya Religi
Kepala Disdik Kabupaten Kediri Dr. Muhamad Muhsin dan Sekda Kabupaten Kediri Dr. Muhamad Solikin MA.p di pemberian penghargaan sekolah berbudaya di Bhagawan Bhari Kamis siang (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemkab Kediri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri kembali memberikan penghargaan kepada sekolah berbudaya religi. Tahun ini, jumlah peserta meningkat dua kali lipat dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Awarding sekolah berbudaya religi tersebut digelar di Gedung Bhagawantha Bhari, Kamis (17/9/2026). Jika pada 2025 kegiatan diikuti 200 peserta, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 400 peserta.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekda Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Solikin, M.AP, Kepala Disdik Kabupaten Kediri Dr. Muhamad Muhsin, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Kabupaten Kediri serta sejumlah tamu undangan.

Sekda Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Solikin mengapresiasi pelaksanaan awarding sekolah berbudaya religi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan harapan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana agar program tersebut menjadi agenda resmi yang dilaksanakan secara terjadwal di satuan pendidikan.

Baca juga : Stok Bapokting Kabupaten Kediri September Dipastikan Aman, Sejumlah Komoditas Surplus

Ia berharap keberadaan program tersebut dapat menjadi pemacu bagi sekolah dalam membentuk pelajar yang berkarakter, religius, berakhlak, cerdas dan memiliki kompetensi sesuai bidangnya.

“Penilaian secara mendalam kepada kehidupan beragama, toleransi, peningkatan mutu layanan pendidikan dan pembiasaan untuk hidup yang penuh religi dan untuk menciptakan generasi yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Kediri Dr. Muhamad Muhsin mengatakan, awarding sekolah berbudaya religi tahun ini merupakan pelaksanaan yang kedua.

Menurutnya, program tersebut lebih diarahkan pada pengembangan moral dan pembiasaan ibadah peserta didik. Hal itu juga menjadi salah satu upaya menjawab harapan orang tua agar layanan pendidikan agama di lingkungan sekolah semakin diperkuat.

“Banyak orang tua berharap layanan pendidikan agama bisa ditingkatkan dan Disdik Kabupaten Kediri akan gandeng guru ngaji untuk kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.

Baca Juga : Dua Hari Razia, Satpol PP Kabupaten Kediri Sita 32.260 Batang Rokok Ilegal

Muhsin mengakui, secara fisik masih terdapat keterbatasan tempat ibadah di sejumlah sekolah. Kondisi tersebut menjadi perhatian Disdik Kabupaten Kediri untuk mendorong adanya dukungan anggaran pembangunan sarana ibadah di sekolah.

“Saat ini secara fisik tempat ibadah di sekolah masih terbatas jumlahnya. Dari kondisi ini kita usulkan untuk ada alokasi anggaran pembangunan tempat ibadah. Yang utama kita mendidik siswa untuk memiliki akhlak mulia, religi dan memiliki moral yang tangguh,” katanya.

Melalui program sekolah berbudaya religi, Disdik Kabupaten Kediri berharap pembentukan karakter peserta didik tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Nilai keagamaan, toleransi, akhlak dan kebiasaan positif juga diharapkan menjadi bagian dari kehidupan siswa di lingkungan sekolah.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *