Stok Bapokting Kabupaten Kediri September Dipastikan Aman, Sejumlah Komoditas Surplus

Stok Bapokting Kabupaten Kediri September Dipastikan Aman, Sejumlah Komoditas Surplus
Tim DKPP Kabupaten Kediri pantau ketersediaan pangan di Kabupaten Kediri (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di Kabupaten Kediri selama September 2026 hingga tiga bulan ke depan dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kondisi tersebut terlihat dari ketersediaan sejumlah komoditas pangan yang tercatat masih mengalami surplus. Bahkan, persediaan beberapa komoditas disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah musim kemarau.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, menyampaikan data ketersediaan sejumlah bahan pangan pokok di Kabupaten Kediri.

Untuk beras, perkiraan produksi mencapai 8.565,0 ton dengan stok tersedia 50.785,0 ton. Sementara kebutuhan pada September tercatat 11.032,9 ton, sehingga terdapat surplus sekitar 39.732,2 ton.

Baca juga : Kejurprov PERSANI Jatim 2026 Jadi Ajang Pemkab Kediri Bidik Atlet Senam Masa Depan

Komoditas jagung diperkirakan memiliki produksi 24.281,4 ton dengan ketersediaan 35.990,1 ton. Kebutuhan September mencapai 19.944,8 ton dan masih terdapat surplus 16.046,3 ton.

Bawang merah tercatat memiliki produksi 963,0 ton dan stok tersedia 1.008,0 ton. Dengan kebutuhan September sebesar 430,4 ton, komoditas tersebut masih mengalami surplus 567,0 ton.

Sementara itu, cabai merah memiliki produksi 132 ton dengan ketersediaan 239,2 ton. Kebutuhan September mencapai 199,3 ton dan masih terdapat surplus 39,0 ton.

“Minyak goreng tersedia 1.937,4 liter, kebutuhan September 265,3 ton, surplus 63,6 ton. Bawang putih tersedia 328,9 ton, kebutuhan September 265,3 ton dan surplus 63,6 ton. Daging sapi produksi 322,5 ton, tersedia 318,1 ton, kebutuhan September 105,2 ton dan surplus 212,9 ton,” kata Tutik.

Untuk cabai rawit, produksi tercatat mencapai 6.970,0 ton dengan ketersediaan 7.074,4 ton. Sedangkan kebutuhan September sebesar 291,7 ton, sehingga surplus mencapai 6.782,4 ton.

Baca juga : Empat Warga Kabupaten Kediri Jadi Korban Kapal Virgo Tenggelam, Satu Masih Dicari BPBD Kabupaten Kediri Kunjungi Rumah Duka

Tutik menambahkan, ketersediaan daging ayam juga masih mencukupi. Produksinya mencapai 1.662,3 ton dengan stok tersedia 1.639,6 ton. Kebutuhan September sebesar 820,2 ton dan surplus tercatat 819,2 ton.

Sementara untuk gula pasir, produksi mencapai 11.182,6 ton dengan stok tersedia 1.436,6 ton. Kebutuhan September sebesar 650,1 ton dan masih terdapat surplus 586,5 ton.

“Untuk kedelai tersedia 1.368,8 ton, kebutuhan September 1.337,9 ton dan surplus 10,9 ton. Tempe produksi 1.013,2 ton tersedia 1.013,2 ton, kebutuhan September 1.007,9 ton dan surplus 5,3 ton,” jelasnya.

Tutik menegaskan, secara umum stok bahan pangan pokok penting di Kabupaten Kediri pada September 2026 berada dalam kondisi mencukupi.

“Secara umum untuk stok kebutuhan pangan Bapokting di Kabupaten Kediri di musim kemarau di bulan September ini tersedia lebih dari cukup,” pungkasnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin