Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 251.412 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Kediri mendapatkan bantuan pangan berupa beras dari pemerintah.
Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi dan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
Melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), pemerintah menyalurkan bantuan beras untuk periode Juli, Agustus, dan September. Setiap KPM mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan sehingga total bantuan yang diterima selama tiga bulan mencapai 30 kilogram.
Secara nasional, penyaluran bantuan pangan tersebut mencapai sekitar satu juta ton beras selama periode tiga bulan.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, mengatakan bantuan beras untuk periode September disalurkan sekaligus sebanyak 30 kilogram kepada KPM.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, khususnya ketika harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan.
Baca juga : Digitalisasi Pengelolaan APBN: Mendorong Optimalisasi CMS pada Satker Mitra KPPN Kediri
“Bantuan ini juga untuk meringankan KPM saat ekonomi sulit seperti saat ini. Pemberian beras gratis sesuai data dan tepat sasaran. Hendaknya beras untuk kebutuhan ekonomi keluarga dan tidak untuk dijual karena kebutuhan keluarga yang terpenting,” katanya.
Salah satu penerima bantuan, Sofinatun (58), warga Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, mengaku senang mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram.
Ia memastikan bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan tidak akan dijual.
“Terima kasih diberi beras oleh pemerintah. Semoga nanti dapat bantuan lagi dan beras tidak akan dijual,” katanya. ***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





Responses (3)