Dua Kebakaran Terjadi di Semen Kediri, Hutan Jati dan Rumpun Bambu Dilalap Api

Dua Kebakaran Terjadi di Semen Kediri, Hutan Jati dan Rumpun Bambu Dilalap Api
Petugas Damkar Pos Ngadiluwih padamkan api di lahan hutan Jati di Desa Pagung Kecamatan Ngadiluwih Sabtu malam (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Sabtu (12/9) malam. Kebakaran masing-masing terjadi di lahan hutan jati dan rumpun bambu di Desa Pagung.

Kebakaran pertama terjadi di kawasan hutan jati Dusun Oro-Oro Ombo, Desa Pagung, Kecamatan Semen. Api tiba-tiba membesar setelah tertiup angin gunung yang cukup kencang.

Kobaran api diketahui warga yang sedang melintas di sekitar lokasi. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Semen, yang selanjutnya meneruskan informasi kepada Pos Damkar Ngadiluwih.

Petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi dengan mengerahkan satu armada berkapasitas 5.000 liter air dan lima personel. Setelah berjibaku sekitar satu jam, kobaran api berhasil dipadamkan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Khaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sementara untuk kerugian material masih dalam proses pendataan.

Baca juga : KPM di Kabupaten Kediri Terima Bantuan Beras, Total 30 Kilogram

Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di kawasan rumpun bambu Dusun Ngasinan, Desa Pagung, Kecamatan Semen.

Menurut Khaleb, kebakaran tersebut diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Api kemudian merembet hingga membakar rumpun bambu yang cukup luas.

“Kebakaran kedua terjadi di lahan rumpun bambu di Dusun Ngasinan Desa Pagung Semen. Kebakaran rumpun bambu ini disebabkan orang yang bakar sampah namun tidak ditungguin hingga merembet ke rumpun yang cukup luas dan segera dipadamkan,” katanya.

Peristiwa tersebut diketahui setelah warga yang melintas melihat kobaran api. Laporan kemudian disampaikan kepada Damkar Pos Ngadiluwih.

Petugas kembali menerjunkan satu armada dengan kapasitas 2.500 liter air dan lima personel. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan kerugian ditafsir Rp1 juta. Kami berharap jika warga membakar sampah hendaknya ditungguin agar tidak merembet ke lokasi lainnya,” kata Khaleb.

Baca juga : Digitalisasi Pengelolaan APBN: Mendorong Optimalisasi CMS pada Satker Mitra KPPN Kediri

Ia mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan api ketika melakukan pembakaran sampah. Terlebih pada musim kemarau, kondisi lahan yang kering dan tiupan angin dapat membuat api dengan cepat merembet ke area di sekitarnya. ***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *