Lamongan, LINGKARWILIS.COM β Gelaran Lamongan Tempo Doeloe (LTD) 2026 resmi berakhir setelah ditutup langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di kawasan Gajah Mada, Sabtu (27/6) malam. Event bertema perjuangan yang berlangsung selama empat hari itu sukses menarik ribuan pengunjung hingga menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju lokasi acara.
Kegiatan yang dimulai sejak Rabu tersebut kembali mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tingginya antusiasme warga menjadi bukti bahwa Lamongan Tempo Doeloe telah berkembang menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, membludaknya pengunjung pada malam penutupan menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Bahkan, arus kendaraan menuju kawasan Gajah Mada sempat mengalami kemacetan akibat tingginya jumlah warga yang ingin menghadiri acara.
Baca juga : Raih Lima Medali, Kontingen Lamongan Finis Empat Besar di Kejurprov X Biliar Jatim 2026
“Sejak sore hingga malam, arus kendaraan menuju Lapangan Gajah Mada sangat padat. Hal itu menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap Lamongan Tempo Doeloe semakin luar biasa. Karena itu, kegiatan ini akan terus kami lanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Menurut Pak Yes, Lamongan Tempo Doeloe bukan sekadar menghadirkan suasana nostalgia, tetapi juga menjadi wadah yang mengintegrasikan berbagai sektor. Mulai dari pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat, promosi produk unggulan daerah, pasar rakyat yang menggerakkan perekonomian, hingga menghadirkan nuansa tempo dulu yang dikemas secara menarik.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang terlibat, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, sekolah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga pelaku UMKM yang dinilai mampu menghadirkan kreativitas melalui stan masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, panitia turut mengumumkan para pemenang stan terbaik yang dinilai berhasil menyajikan konsep paling kreatif dengan memadukan unsur edukasi, estetika, dan nuansa tempo dulu.
Pak Yes menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang meraih penghargaan. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta sejatinya telah memberikan kontribusi terbaik dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Baca juga :Β Libur Sekolah, Museum Sri Aji Joyoboyo Kediri Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan
“Selamat kepada para pemenang. Seluruh stan sebenarnya sudah menampilkan yang terbaik, namun tentu harus dipilih yang paling unggul. Bagi yang belum memperoleh penghargaan, apresiasi terbesar sesungguhnya datang langsung dari masyarakat yang menikmati kegiatan ini,” tuturnya.
Menutup rangkaian acara, Bupati Lamongan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Lamongan Tempo Doeloe 2026, termasuk masyarakat yang ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia berharap momentum tersebut menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Lamongan ke-457.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan kepada masyarakat Lamongan yang ikut menyukseskan acara ini. Dirgahayu Kabupaten Lamongan ke-457,” pungkasnya.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





