Warga Deket Kulon Lamongan Dukung KDMP, Berharap Tak Sekadar Jadi Bangunan

Warga Deket Kulon Lamongan Dukung KDMP, Berharap Tak Sekadar Jadi Bangunan
Komunitas Bisa Bicara (Kobra ) saat menggelar diskusi dengan tema " Rakyat Bicara, Pemerintah Perbaiki " tentang KDKMP di halaman KDMP Desa Deket Kulon.(Ist)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, mendapat dukungan dari masyarakat. Namun, warga berharap koperasi tersebut tidak sekadar berdiri dengan gedung dan papan nama tanpa memberikan manfaat nyata.

Masyarakat ingin KDMP berkembang sebagai wadah ekonomi yang benar-benar tumbuh bersama warga serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan “Rakyat Bicara, Pemerintah Perbaiki” yang digelar Komunitas Bisa Bicara (Kobra) 3 di halaman KDMP Desa Deket Kulon, Minggu (9/8/2026).

Puluhan warga hadir dan menyampaikan berbagai aspirasi, pertanyaan serta masukan terkait pengelolaan koperasi. Mereka juga membubuhkan tanda tangan dalam petisi sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan KDMP sekaligus mendorong tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Baca juga : Kebakaran Hebat di Jembatan Babat Lamongan, Bangunan Semi Permanen dan Dua Motor Ojek Ludes

Koordinator Kobra 3, Abdul Rouf, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan secara langsung berbagai harapan dan persoalan terkait keberadaan Koperasi Merah Putih.

“Yang kami lakukan ini untuk memberikan masukan kepada pemerintah, sekaligus menyerap curhatan masyarakat terkait Koperasi Desa Merah Putih,” kata Abdul Rouf, Minggu (9/8/2026).

Dalam dialog tersebut, sejumlah warga mempertanyakan mekanisme keanggotaan, program yang akan dijalankan koperasi, hingga kepastian layanan simpan pinjam.

Masyarakat juga berharap KDMP menyediakan kebutuhan sehari-hari, khususnya sembako, dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan toko ritel.

Tidak hanya itu, pelaku UMKM dan pemilik usaha lokal diharapkan dapat dilibatkan dalam aktivitas koperasi. Dengan begitu, KDMP tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat desa.

Baca juga : Dishub Kota Kediri Usul, Angkutan Bandara Masuk Kota Kediri

“Harapan masyarakat kecil sederhana, koperasi ini menguntungkan dan mensejahterakan,” ujarnya.

Ketua KDMP Deket Kulon, Dahlan, mengajak masyarakat setempat untuk bergabung menjadi anggota dan aktif melakukan transaksi di koperasi.

Menurutnya, anggota KDMP harus berasal dari warga setempat. Sedangkan layanan simpan pinjam belum dapat dijalankan pada tahap awal karena masih menunggu regulasi.

“Anggota koperasi harus warga setempat. Pertama saat buka ini tidak simpan pinjam. Karena banyak yang tanya, ingin pinjam uang koperasi,” jelas Dahlan.

Ia menjelaskan, KDMP dibentuk untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota. Salah satu bentuknya dengan menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama sembako.

Dahlan juga mendorong anggota untuk membiasakan berbelanja di koperasi. Sebab, transaksi anggota akan tercatat sebagai bagian dari aktivitas usaha koperasi.

“Yang banyak belanja dalam setahun bonusnya juga banyak. Kalau belanja di luar tidak tercatat. Kalau belanja di sini tercatat,” katanya.

Menurutnya, semakin besar aktivitas usaha koperasi, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat diterima anggota melalui Sisa Hasil Usaha (SHU).

Miftahul Ulum menilai kegiatan “Rakyat Bicara” menjadi momentum penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tujuan pembentukan KDMP.

“Koperasi ini untuk menguatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan Asrofil. Ia mengatakan KDMP memiliki sejumlah kegiatan yang salah satunya diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Karena itu, koperasi menyediakan berbagai kebutuhan warga, terutama sembako.

“KDMP ini ada beberapa kegiatan, yakni untuk ketahanan pangan. Karena itu, KDMP menyediakan kebutuhan masyarakat, utamanya sembako,” jelasnya.

Terkait layanan simpan pinjam, Asrofil mengatakan koperasi masih menunggu regulasi sebelum layanan tersebut dapat dibuka.

“Untuk simpan pinjam masih menunggu regulasinya. Entah empat tahun kemudian, mungkin sudah bisa dibuka simpan pinjam,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa koperasi pada dasarnya dibangun dari anggota dan untuk anggota. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pembeli, tetapi juga aktif menjadi bagian dari koperasi.

“Pada akhir tahun nanti bukan hanya mendapat persenan, tapi juga mendapat Sisa Hasil Usaha,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Toyibah, warga Desa Deket Kulon. Ia mengatakan masyarakat mendukung keberadaan KDMP selama koperasi benar-benar mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga.

“Sebenarnya mendukung, Mas, kalau memang untuk mensejahterakan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Namun, ia berharap koperasi mampu menyediakan barang yang lebih lengkap dengan harga yang terjangkau.

“Harapannya bisa belanja di sini dengan harga yang lebih murah dan lengkap,” katanya.

Toyibah juga berharap KDMP dapat menjadi wadah untuk menampung hasil pertanian warga dengan harga yang layak. Pasalnya, sebagian hasil pertanian masyarakat selama ini masih dijual melalui tengkulak.

“Warga sekitar sini kan ada usaha hasil pertanian. Bisa ditampung dengan harga yang sesuai, karena selama ini hasil pertanian dijual ke tengkulak,” ujarnya.

Bagi masyarakat Deket Kulon, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan lebih dari sekadar bangunan yang berdiri di tengah desa. KDMP diharapkan benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, koperasi diharapkan mampu membuka peluang usaha, melibatkan UMKM lokal, menampung hasil pertanian warga, serta memberikan manfaat usaha kepada para anggotanya.

Petisi yang ditandatangani puluhan warga menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan KDMP. Namun, dukungan tersebut sekaligus disertai harapan agar pengelolaan koperasi terus diperbaiki sehingga transparan, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Deket Kulon.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *