Mas Ipin Dorong BUMD Lebih Kreatif dan Inovatif untuk Tingkatkan PAD

Mas Ipin Dorong BUMD Lebih Kreatif dan Inovatif untuk Tingkatkan PAD
Mas Ipin ketika menggelar pertemuan dengan pengurus BUMD (Aziz)

TRENGGALEK, LINGKARWILIS.COM – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disapa Mas Ipin mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Trenggalek agar lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan kinerja di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Menurut Mas Ipin, BUMD harus mampu mencari berbagai terobosan untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu BUMD yang menjadi perhatian adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Ia berharap perusahaan penyedia layanan air bersih tersebut dapat menjadi pelopor efisiensi, khususnya dalam penggunaan energi.

“Ini untuk menghemat energi. Selama ini pompa air menggunakan listrik sehingga biaya operasionalnya cukup besar,” ujar Mas Ipin, Minggu (26/7/2026).

Sebagai solusi, Mas Ipin menyarankan PDAM mulai memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya (solar panel). Menurutnya, penggunaan tenaga surya dapat mengurangi ketergantungan terhadap listrik PLN sehingga biaya operasional bulanan menjadi lebih efisien.

Baca juga :  BPBD Kabupaten Kediri Edukasi Keselamatan Air kepada Anak PAUD dan TK di Hari Anak Nasional

“Ini hanya saran. Pompa air bisa memanfaatkan energi dari solar panel,” katanya.

Meski mengakui investasi awal pemasangan panel surya membutuhkan biaya yang cukup besar, Mas Ipin menilai pengadaan tersebut dapat dilakukan melalui skema cicilan atau pembiayaan bertahap sehingga tidak terlalu membebani keuangan perusahaan.

“Efisiensi tetap penting. Namun BUMD juga harus mampu menjadi penopang peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” jelasnya.

Selain PDAM, Mas Ipin juga meminta BUMD lainnya, seperti BPR Jwalita Trenggalek, untuk terus berinovasi dalam meningkatkan layanan dan menarik minat masyarakat menggunakan produk perbankan daerah.

Salah satu langkah yang diusulkan yakni menghadirkan program-program menarik, seperti undian berhadiah bagi nasabah sebagai upaya meningkatkan budaya menabung.

Baca juga : BPBD Kabupaten Kediri Edukasi Keselamatan Air kepada Anak PAUD dan TK di Hari Anak Nasional

Ia juga menyinggung Program Kredit Pedagang Pasar (Gangsar) yang dijalankan BPR Jwalita sejak 2016. Program tersebut dinilai masih relevan karena membantu para pedagang memperoleh akses pembiayaan yang lebih terjangkau sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman berbunga tinggi.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Mas Ipin berharap seluruh BUMD di Kabupaten Trenggalek mampu meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah.***

Reporter: Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *