Disdagrin Kabupaten Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah di 18 Lokasi, Catat Jadwalnya !

Disdagrin Kabupaten Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah di 18 Lokasi, Simak Jadwalnya
Disdagrin Kabupaten Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah di 18 Lokasi (Ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 18 titik yang tersebar di berbagai kecamatan selama Juli hingga Agustus 2026. Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama saat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Kepala Disdagrin Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, mengatakan pelaksanaan GPM dimulai sejak awal Juli dan akan berlangsung hingga awal Agustus dengan jadwal sebagai berikut:

  • 6–7 Juli 2026 : Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan
  • 8 Juli 2026 : Desa Parang, Kecamatan Banyakan
  • 9 Juli 2026 : Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo
  • 13 Juli 2026 : Desa Bendosari, Kecamatan Kras
  • 14 Juli 2026 : Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo
  • 15 Juli 2026 : Kecamatan Ngancar
  • 16 Juli 2026 : Desa Sepawon, Kecamatan Plosoklaten
  • 20 Juli 2026 : Desa Manggis, Kecamatan Puncu
  • 21 Juli 2026 : Desa Kebunrejo, Kecamatan Kepung
  • 22 Juli 2026 : Desa Menang, Kecamatan Pagu
  • 23 Juli 2026 : Kecamatan Kandat
  • 27 Juli 2026 : Desa Puhjajar, Kecamatan Papar
  • 28 Juli 2026 : Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri
  • 29 Juli 2026 : Desa Bringin, Kecamatan Badas
  • 3 Agustus 2026 : Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah
  • 4 Agustus 2026 : Desa Tengger Lor, Kecamatan Kunjang
  • 5 Agustus 2026 : Halaman Masjid Agung An-Nur, Pare

Menurut Tutik, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar namun tetap mengutamakan kualitas produk.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau untuk membantu meningkatkan daya beli, khususnya bagi warga kurang mampu,” ujarnya.

Dalam setiap pelaksanaan GPM, Disdagrin menyiapkan berbagai komoditas kebutuhan pokok, di antaranya sekitar 2 ton beras, 200 kilogram gula pasir, 200 liter minyak goreng, 100 kilogram telur, serta 60 hingga 80 kilogram bawang merah dan bawang putih.

Baca juga :Β APBN Kediri Raya Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Ekonomi, Penyaluran Kredit Program Tumbuh 18,73 Persen

Program ini merupakan hasil sinergi Disdagrin Kabupaten Kediri bersama Bulog Kediri, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), Satgas Pangan, Bagian Perekonomian, pabrik gula, serta pelaku UMKM di Kabupaten Kediri.

Pemerintah Kabupaten Kediri berharap Gerakan Pangan Murah dapat membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *