Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah, Ini Infonya

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah, Ini Infonya
Pembukaan Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan yang digelar Pemkab Tulungagung (Moch Sholeh Sirri)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menggelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Tulungagung, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga yang terjangkau.

Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan Gerakan Pangan Murah tidak semata-mata menjadi agenda rutin pemerintah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan bahan kebutuhan pokok.

“Tujuannya tidak hanya menyediakan pangan murah, tetapi juga memastikan masyarakat merasa tenang karena kebutuhan pokok tersedia dan mudah didapat. Ini upaya kami agar tidak terjadi kelangkaan pangan di Tulungagung,” kata Ahmad Baharudin, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, Pemkab Tulungagung terus memperkuat tiga aspek utama dalam menjaga ketahanan pangan. Ketiganya meliputi peningkatan ketersediaan pangan, memperluas akses masyarakat terhadap pangan, serta mendorong pola konsumsi yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).

Baca juga : Jemput Bola Layanan Paspor, Imigrasi Blitar Hadir di CFD Tulungagung

Di sisi lain, kondisi produksi pertanian di Kabupaten Tulungagung dinilai cukup positif. Hasil produksi padi, sayuran, buah-buahan hingga tebu disebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, bahkan sebagian dapat dikirim untuk memenuhi kebutuhan daerah lain.

“Hasil panen kita melimpah. Ketersediaan beras, sayuran, buah-buahan hingga tebu cukup, bahkan bisa membantu memenuhi kebutuhan di wilayah lain. Ini menjadi modal penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DKP Kabupaten Tulungagung, Sonny Welly Ahmadi, menjelaskan Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan tahun ini melibatkan sebanyak 43 peserta.

Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, pelaku industri kecil dan menengah (IKM), UMKM, pelaku usaha, penyedia alat dan mesin pertanian, hingga lembaga pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Produk yang tersedia antara lain beras, bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, gula pasir, aneka sayuran, serta berbagai olahan pangan berbasis potensi sumber daya lokal.

Baca juga : Dishub Tulungagung Cek Tiga JPL, Temukan Aspal Rusak dan CCTV Belum Terhubung Internet

“Harapan kami, kegiatan ini mampu membantu mengendalikan inflasi daerah sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat serta memperluas pemasaran produk unggulan lokal,” kata Sonny Welly Ahmadi.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *