Jombang, LINGKARWILIS.COM β Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memberikan klarifikasi terkait kabar dugaan pemukulan yang mencuat di tengah pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Jombang.
Ketua Panlok Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozak, menegaskan peristiwa tersebut tidak berlangsung di area resmi Muktamar yang berada di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Pernyataan itu disampaikan Gus Rozak untuk menanggapi narasi yang sebelumnya disampaikan salah satu calon Ketua Umum PBNU, Gus Salam, dalam konferensi pers. Menurutnya, penyampaian informasi secara sepihak berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak tepat terhadap situasi pelaksanaan Muktamar.
“Saya tegaskan itu tidak benar terjadi di arena Muktamar. Pemukulan tersebut terjadi di salah satu hotel di Jalan Kepatihan, Jombang, yang berada di luar jangkauan area pengawasan Panitia Lokal,” ujar Gus Rozak.
Baca juga :Β Puluhan Warga Dusun Parimono Datangi Mapolres Jombang, Dampingi Ketua RT dan Nazir Wakaf
Berdasarkan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Jombang, lokasi dugaan insiden tersebut berada di salah satu hotel di Desa Kepatihan. Peristiwa itu disebut melibatkan seorang korban bernama Muhammad Nasir Irfan asal Surabaya dan seorang terlapor berinisial AS yang merupakan muktamirin dari Kalimantan.
Menurut Gus Rozak, Panlok tidak mengetahui secara pasti latar belakang terjadinya perselisihan tersebut. Ia menyebut persoalan itu diduga berkaitan dengan urusan pribadi maupun dinamika internal yang terjadi di luar arena Muktamar.
Penanganan perkara tersebut, lanjutnya, kini sepenuhnya menjadi kewenangan aparat kepolisian dan diserahkan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain memberikan penjelasan terkait dugaan pemukulan, Gus Rozak juga membantah isu yang menyebut adanya tindakan karantina maupun isolasi terhadap peserta oleh panitia.
Ia menegaskan seluruh fasilitas penginapan resmi peserta Muktamar berada di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, yang terdiri atas Tower 1 hingga Tower 9.
Baca juga :Β UMKM Milenial Fest 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Lokal Kabupaten Kediri
“Informasi bahwa panitia mengarantina peserta itu tidak benar. Panlok bertanggung jawab atas keamanan peserta selama 24 jam di fasilitas tower penginapan resmi. Sebanyak 97,5 persen peserta yang terkonfirmasi registrasi seluruhnya bermalam di penginapan resmi di Tambakberas,” pungkasnya.***
Reporter : Taufiq Rahcman
Editor : Hadiyin





