Kediri, LINGKARWILIS.COM – Empat warga Kabupaten Kediri menjadi korban dalam musibah tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin. Dari empat warga tersebut, dua orang ditemukan selamat, satu meninggal dunia, sedangkan satu lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Mengetahui adanya warga Kabupaten Kediri yang menjadi korban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri mendatangi rumah duka di Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, Rabu (16/9/2026) siang.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban yang tengah berduka.
Kepala BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, empat korban asal Kabupaten Kediri tersebut masing-masing Tri Sutrisno (30), warga Jalan Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu; Aditya Firmansyah (18); Denny Rizal Saputra (29), warga Jalan Nanas, Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri; serta Bambang yang merupakan mertua Denny Rizal.
Baca juga : PMI Kabupaten Kediri Salurkan Air Bersih ke Wilayah Rawan Kekeringan di Mojo
“Tri Sutrisno ditemukan dalam kondisi selamat dan saat ini masih di Banjarmasin. Sementara adiknya atas nama Aditya Firmansyah (18) belum diketahui keberadaannya dan masih dalam pencarian tim petugas gabungan,” kata Ariyanto.
Sementara Denny Rizal Saputra menjadi korban meninggal dunia. Sedangkan Bambang yang merupakan mertua Denny ditemukan dalam kondisi selamat.
Ariyanto menjelaskan, jenazah Denny tiba di rumah duka di Desa Mekikis sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (16/9/2026). Kedatangan jenazah tersebut disambut isak tangis keluarga dan warga yang berada di rumah duka.
Setelah disemayamkan beberapa saat, jenazah Denny kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. Proses pemakaman diantar oleh ratusan warga yang turut memberikan penghormatan terakhir.
“Kami menghaturkan belasungkawa dan rasa duka cita mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan tawakal. Semoga yang belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat dan bisa kembali ke Kediri,” ujar Ariyanto.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





