Kediri, LINGKARWILIS.COM – Warga Dusun/Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, dikejutkan dengan kebakaran hebat yang melanda kandang ayam milik Tito, warga setempat, Senin (5/10/2026) malam.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh pekerja kandang yang melihat kobaran api muncul dari gudang pakan ternak. Api kemudian dengan cepat merembet ke bangunan kandang ayam hingga akhirnya seluruh bangunan terbakar.
Pekerja bersama pemilik kandang sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, kobaran yang semakin membesar membuat upaya tersebut tidak berhasil. Mereka kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Khaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, petugas Damkar Pos Ngadiluwih langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
Baca juga : Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kapolres Kediri Rayakan Kemenangan Bersama Ribuan Warga
“Pekerja dan pemilik kandang berusaha memadamkan api yang membesar namun tidak mampu hingga hubungi Pos Damkar Ngadiluwih. Petugas Damkar dengan satu armada berkapasitas 5.000 liter air dan sepuluh personel berusaha memadamkan api yang membesar,” katanya.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang melalap bangunan kandang. Setelah sekitar dua jam dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipastikan benar-benar padam.
Meski demikian, seluruh bangunan kandang ayam terbakar habis. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.
Terkait penyebab kebakaran, Khaleb menyebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Berdasarkan informasi awal, api pertama kali terlihat dari area gudang pakan ternak.
Baca juga : Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kapolres Kediri Rayakan Kemenangan Bersama Ribuan Warga
Khaleb mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha dan peternakan, agar rutin memeriksa instalasi listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran.
“Kami berharap kepada warga yang memiliki usaha selalu periksa instalasi listrik di rumah atau kandang agar aman,” imbuhnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin
Responses (3)