Kediri, LINGKARWILIS.COM – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Grogol bergerak cepat membersihkan tumpahan solar di Jalan Raya Kediri–Plosoklaten, tepatnya di Jalan Babakan, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Minggu (18/10/2026) siang. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan susulan setelah tujuh pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh dan mengalami luka akibat jalan licin.
Tumpahan solar tersebut membentang sepanjang kurang lebih 50 meter dan membahayakan pengguna jalan yang melintas. Setelah menerima laporan warga, petugas Damkar segera menuju lokasi untuk membersihkan sisa bahan bakar yang menggenangi badan jalan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa penanganan bermula dari laporan warga yang melintas di jalur Kediri–Plosoklaten dan mendapati tumpahan solar yang berpotensi memicu kecelakaan.
Baca juga : Jalan Suparjan Mangun Wijaya Kediri Ditutup Enam Bulan, Ini Jalur Alternatif dan Rekayasa Lalu Lintasnya
“Warga segera hubungi Pos Damkar Pos Grogol untuk bersihkan sisa tumpahan solar yang menggenangi jalan tersebut. Petugas yang datang dengan lima personel segera bersihkan sisa tumpahan solar tersebut dengan cepat,” katanya.
Sebanyak lima personel Damkar diterjunkan untuk melakukan pembersihan. Dalam waktu sekitar satu jam, sisa tumpahan solar berhasil dibersihkan sehingga kondisi jalan kembali aman dilalui dan arus lalu lintas kembali lancar.
Khaleb menyebutkan, tujuh pengendara sepeda motor sempat terpeleset akibat tumpahan solar tersebut. Pembersihan dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan lanjutan yang dapat berakibat lebih fatal.
“Kami apresiasi laporan cepat warga sesaat setelah ada peristiwa solar tumpah. Kami berharap kepada pengemudi untuk cek kondisi kendaraan sebelum berangkat agar aman,” jelasnya.
Baca juga : Pemkab Kediri Gelar Gerakan Pasar Murah di 10 Lokasi Selama Oktober 2026, Ini Jadwalnya
Petugas mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi jalan yang licin. Respons cepat warga dalam melaporkan kondisi berbahaya juga dinilai penting untuk mempercepat penanganan dan mencegah jatuhnya korban berikutnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





