Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (PC LPBI NU) Kabupaten Kediri melalui Sub Bidang Tantular menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan saat musim kemarau.
Bantuan tersebut disalurkan ke Dusun/Desa Puncu, Kecamatan Puncu, serta Dusun Pugeran, Desa Margomulyo, Kecamatan Puncu. Kegiatan ini dilakukan setelah tim menerima informasi mengenai warga yang mengalami kekurangan air bersih. Dalam pelaksanaannya, PC LPBI NU Kabupaten Kediri berkoordinasi dengan PMI Kabupaten Kediri.
Pengurus PC LPBI NU Sub Bidang Tantular Kabupaten Kediri, Kamid, mengatakan penyaluran air bersih berlangsung mulai Sabtu (17/10) hingga Senin (19/10). Dalam sehari, tim dapat mengirimkan tiga tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.
“Hal ini bentuk kepedulian kami kepada warga yang terdampak musim kemarau dan kekurangan air bersih. Bantuan ini diberikan karena debit air sumur warga di Desa Puncu dan Desa Margomulyo menurun. Debit sumber mata air juga mengalami penurunan,” katanya.
Baca juga : Antisipasi Antrean Panjang dan Kelangkaan BBM, Polres Kediri Pantau Sejumlah SPBU
Kamid berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama mandi, mencuci, dan memasak. Ia mengimbau masyarakat agar memprioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan keluarga, bukan untuk keperluan lain seperti mengairi sawah atau menyiram tanaman.
Menurutnya, musim kemarau menyebabkan sejumlah wilayah mengalami keterbatasan pasokan air bersih. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi kering berlangsung.
“Kita menyadari saat musim kemarau ada beberapa wilayah yang kekurangan air bersih. Dari hal ini kita peduli dan berbagi air bersih untuk warga dengan maksud jangan sampai kekurangan air bersih saat musim kemarau panjang dan panas ekstrem,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, PC LPBI NU Kabupaten Kediri berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban warga sekaligus membantu menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





