Jombang, LINGKARWILIS.COM – Ratusan warga memadati Pasar Murah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang digelar di Alun-alun Cemara, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang memasuki pelaksanaan ke-218 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasar murah ini juga ditujukan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir bersama rombongan Pemprov Jatim. Turut mendampingi Bupati Jombang Warsubi serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Jatim, Dr. Iwan, yang mewakili Gubernur Khofifah, menjelaskan bahwa terdapat beberapa tujuan utama dalam penyelenggaraan pasar murah tersebut.
Pertama, sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kedua, membantu menjaga kestabilan harga bahan pokok. Ketiga, mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca juga : Sebanyak 450 Warga Nahdliyin Ikuti Liwetan Akbar PCNU Jombang, Meriahkan Hari Santri 2026
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk industri kecil dan menengah (IKM).
“Yang ketiga dalam rangka memberdayakan UMKM. Dari IKM ini juga ibu (Gubernur Khofifah) selalu merekomendasikan mana yang bisa dibawa ke dalam misi dagang antarprovinsi maupun antarnegera,” ujar Dr. Iwan di lokasi kegiatan.
Berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar murah tersebut. Di antaranya beras, telur, minyak goreng, bawang merah, serta sejumlah bahan pokok lainnya.
Tak hanya melibatkan penyedia bahan pangan, setiap titik penyelenggaraan pasar murah juga menghadirkan 10 produk UMKM untuk memperluas kesempatan pemasaran produk lokal.
“Jadi nanti kalau di akhir tahun itu, berapa ratus, berapa ribu UMKM yang diberdayakan, dan tentunya berapa masyarakat yang terlibat di dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Iwan menuturkan, sesuai arahan Khofifah, pasar murah dirancang memberikan manfaat lebih luas. Tidak hanya membantu mengendalikan harga, tetapi juga memperkuat UMKM, mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, serta menjaga kemampuan warga dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Baca juga : Angin Kencang Ganggu Penerbangan di Bandara Dhoho Kediri, Super Air Jet Alihkan Rute ke Denpasar
“Pesan dari Ibu Khofifah kepada masyarakat, pertama ini adalah multifungsi. Selain stabilisasi juga ada pemberdayaan, juga ada mendekatkan kepada masyarakat, dan tentunya akan menjaga daya beli masyarakat terkait dengan kebutuhan pokok sehari-hari,” jelas Dr. Iwan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih ringan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat daya beli warga Jombang,” pesan Khofifah melalui Iwan.
Salah seorang pembeli, Yuni, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah yang digelar Pemprov Jatim. Meski tidak mendapatkan hadiah dari undian nomor antrean, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena harga kebutuhan dapur yang ditawarkan cukup terjangkau.
“Berterima kasih kepada Bu Khofifah sudah mengadakan pasar murah. Tadi beli beras, ayam dan telur, harganya sangat terjangkau dan membantu kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.***
Reporter: Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin





