Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kondisi angin kencang di wilayah Kediri berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Dhoho Kediri. Pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 356 rute Jakarta–Kediri harus mengalihkan pendaratan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, setelah beberapa kali gagal melakukan pendaratan.
General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri, Teguh Pratomo, menjelaskan bahwa pesawat dengan rute Jakarta (CGK)–Kediri (DHX) tersebut sempat melakukan beberapa kali go around saat memasuki tahap pendekatan akhir pendaratan (final approach).
Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi cuaca, pilot kemudian memutuskan mengalihkan penerbangan (divert) ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, sebagai bandara alternatif.
“Setelah kembali melanjutkan penerbangan menuju Kediri, kondisi cuaca masih belum memungkinkan untuk melaksanakan pendaratan. Atas pertimbangan keselamatan penerbangan, pihak maskapai kembali mengalihkan penerbangan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar,” kata Teguh.
Baca juga : Haji 2027 Kabupaten Kediri Dipastikan Berangkat dari Bandara Dhoho, Ini Penjelasan Kemenhaj
Dampak kondisi tersebut juga dirasakan pada penerbangan Super Air Jet IU 357 rute Kediri (DHX)–Jakarta (CGK). Penerbangan yang dijadwalkan berangkat pukul 12.35 WIB itu akhirnya dibatalkan oleh pihak maskapai.
Bagi penumpang yang terdampak, maskapai menyediakan pilihan pengembalian dana secara penuh (full refund) atau penjadwalan ulang penerbangan (reschedule) tanpa biaya tambahan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk senantiasa memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan. Terkait penanganan penumpang terdampak, pihak maskapai menyediakan opsi pengembalian dana (full refund) atau penjadwalan ulang penerbangan (reschedule) tanpa biaya tambahan,” jelasnya.
Pihak Bandara Internasional Dhoho Kediri menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Pengelola bandara juga memastikan dukungan pelayanan kebandarudaraan tetap berjalan sesuai fungsi dan kewenangannya.
Baca juga : Haji 2027 Kabupaten Kediri Dipastikan Berangkat dari Bandara Dhoho, Ini Penjelasan Kemenhaj
Teguh menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk BMKG, AirNav Indonesia, serta maskapai penerbangan. Kesiapan fasilitas, personel, dan layanan bandara juga tetap dijaga.
“Kami terus melakukan pemantauan kondisi cuaca serta koordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk BMKG, AirNav Indonesia, dan maskapai, sekaligus memastikan kesiapan fasilitas, personel, dan layanan kebandarudaraan tetap terjaga,” katanya.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai layanan kebandarudaraan, masyarakat dapat menghubungi Contact Center Bandara Internasional Dhoho Kediri di nomor (0354) 2810200.
“Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama. Seluruh aspek operasional senantiasa dilaksanakan dengan mengedepankan ketentuan keselamatan penerbangan dan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait,” imbuhnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





