BPBD Lamongan Ingatkan Warga di 21 Kecamatan Waspada Angin Kencang

BPBD Lamongan Ingatkan Warga di 21 Kecamatan Waspada Angin Kencang
Pemerintah Lamongan melakukan pemotongan pohon di Jalan Suwoko Lamongan.(Foto: Suprapto)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah wilayah. Peringatan dini tersebut mulai berlaku Selasa (1/9/2026) pukul 07.00 WIB dan mencakup 21 dari total 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan.

Enam kecamatan yang tidak masuk dalam wilayah imbauan kewaspadaan tersebut yakni Bluluk, Sukorame, Karangbinangun, Sarirejo, Kedungpring, dan Pucuk.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lamongan, Kunjali, mengatakan imbauan tersebut dikeluarkan sebagai tindak lanjut informasi peringatan dini yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Informasi ini kita dapat dari BMKG Stasiun Meteorologi Juanda dan Maritim Perak dan kita tindaklanjuti untuk masyarakat Lamongan,” ujar Kunjali saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (2/9/2026).

Baca juga : Mutasi Bergulir, Ratusan Pejabat Pemkot Kediri Digeser, Mbak Wali Tetapkan Target Kinerja 100 Hari

Informasi tersebut, lanjut Kunjali, langsung disebarkan melalui media sosial serta surat kepada seluruh kecamatan di Kabupaten Lamongan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Berdasarkan informasi BMKG, potensi angin kencang diperkirakan terjadi pada 1 September 2026. Kondisi tersebut diprediksi berlangsung tanpa disertai hujan, dengan cuaca cenderung cerah.

“Potensi angin kencang berkecepatan 27-37 kilometer per jam. Terjadinya siang hingga sore hari,” jelasnya.

Adapun 21 kecamatan yang masuk dalam wilayah kewaspadaan meliputi Brondong, Paciran, Solokuro, Laren, Maduran, Kalitengah, Sugio, Sukodadi, Mantup, Tikung, Kembangbahu, Turi, Lamongan, Deket, Glagah, Karanggeneng, Sekaran, Ngimbang, Sambeng, Modo, dan Babat.

Mengantisipasi dampak angin kencang, BPBD Lamongan mengingatkan warga untuk memastikan kondisi atap rumah maupun bangunan tetap kokoh. Benda-benda ringan yang mudah terbawa angin juga diminta diamankan.

Baca juga : Ditinggal Pergi Saat Memasak, Rumah Warga Puncu Kediri Terbakar

Warga juga disarankan memangkas ranting atau pohon yang rapuh, khususnya yang berada di sekitar rumah dan bangunan.

“Hindari berteduh di bawah pohon, papan reklame atau tiang listrik. Dan, jangan lupa sering-sering memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi,” imbau Kunjali.

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, BPBD Lamongan telah melakukan sejumlah langkah mitigasi di lokasi yang dianggap rawan. Salah satunya dengan memangkas pohon di sepanjang tepi jalan raya yang berpotensi tumbang ketika diterpa angin kencang.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *