Harga Bahan Baku Terus Naik, Pedagang Bakso di Jombang Berburu Kerja Lewat Job Fair

Harga Bahan Baku Terus Naik, Pedagang Bakso di Jombang Berburu Kerja Lewat Job Fair
Antusiasme para pencari kerja memadati Job Fair di Balai Latihan Kerja Jombang di Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang, Rabu (4/11/2026). (Taufiqur Rachman)

JOMBANG, LINGKARWILIS.COM – Kenaikan harga bahan baku mulai dirasakan pelaku usaha kecil. Salah satunya Caesar Garba Halilintar (22), pedagang bakso asal Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang kini berupaya mencari pekerjaan baru setelah lima tahun menjalankan usaha kuliner tersebut.

Caesar terlihat mendatangi kegiatan Job Fair yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang, Rabu (4/11/2026). Keputusannya mencari pekerjaan dilatarbelakangi semakin menipisnya keuntungan usaha akibat melonjaknya harga berbagai kebutuhan untuk produksi bakso.

Ia mengaku, sebagai pedagang, kenaikan biaya bahan baku membuat pendapatan dari hasil penjualan semakin sulit diandalkan untuk mencukupi kebutuhan hidup.

“Karena bahan baku naik semua harganya. Saya kan sebagai pedagang. Kalau tidak melamar pekerjaan, tidak nutut sama labanya,” ungkap Caesar saat ditemui di lokasi Job Fair, Rabu (4/11/2026).

Baca juga : Puting Beliung Terjang Kepung Kediri, 20 Rumah Warga Mengalami Kerusakan

Lulusan SMA tersebut sebenarnya telah cukup lama menekuni usaha berjualan bakso. Selama lima tahun, pekerjaan itu menjadi sumber penghasilannya. Namun, kondisi biaya produksi yang terus meningkat membuatnya harus mempertimbangkan sumber pendapatan lain.

Melalui bursa kerja tersebut, Caesar berharap bisa mendapatkan pekerjaan dengan prospek penghasilan yang lebih baik. Ia juga menganggap kesempatan ini sebagai langkah awal untuk membangun pilihan karier di luar usaha yang selama ini dijalankannya.

“Saya sebelumnya berdagang, jualan bakso. Ini cari tambahan, cari batu loncatan dulu karena bahan baku naik semua,” jelasnya.

Kesungguhannya untuk memperoleh pekerjaan terlihat dari enam berkas lamaran yang telah disiapkan dan dititipkan kepada sejumlah perusahaan peserta Job Fair. Kini, ia tinggal menunggu peluang dari perusahaan yang telah menerima berkas tersebut.

“Yang penting lamaran kerja dimasukkan dulu, dan hasilnya tinggal ditunggu mana yang cocok,” terangnya.

Baca juga : Museum Sri Aji Jayabhaya Kediri Dikunjungi 5.000 Orang, Pelajar Mendominasi

Sementara itu, Kepala UPT BLK Jombang, Sri Andayati, menjelaskan bahwa bursa kerja kali ini melibatkan 15 perusahaan dengan total ketersediaan lebih dari 1.300 lowongan. Terdapat 33 jenis posisi pekerjaan yang dapat dipilih sesuai latar belakang dan kualifikasi pencari kerja.

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi pekerjaan juga terlihat dari jumlah pendaftar yang mengikuti kegiatan tersebut.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 615 pencari kerja telah melakukan registrasi melalui tautan daring yang dibagikan di media sosial UPT BLK Jombang. Angka tersebut masih memungkinkan bertambah karena pendaftaran langsung juga disediakan bagi masyarakat yang hadir di lokasi.

“Kalau yang datang sekitar 600-an orang. Sejak pukul 08.00 sudah ada yang datang secara bergelombang supaya menghindari berdesak-desakan,” papar Sri Andayati.

Sebagai informasi, Job Fair Jombang tersebut hanya berlangsung satu hari, yakni Rabu (4/11/2026), mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan perusahaan sekaligus mendapatkan informasi dan peluang kerja yang sesuai dengan kemampuan serta kualifikasi masing-masing.***

Reporter: Taufiqur Rachman

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *