Kediri, LINGKARWILIS.COM — Hembusan angin kencang yang melanda Kota Kediri menyebabkan dahan pohon patah dan sempat menghambat arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo, Sabtu (24/1/2026).
Mendapat laporan dari warga, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Kediri langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan area terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengatakan laporan masuk terkait dahan pohon yang roboh melintang di badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Begitu menerima laporan, kami segera menurunkan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk melakukan asesmen dan penanganan di lapangan,” ujarnya.
Petugas BPBD kemudian melakukan pemotongan dahan serta batang pohon yang patah, lalu menyingkirkannya ke tepi jalan agar tidak mengganggu arus kendaraan. Akibat kejadian tersebut, lalu lintas di lokasi sempat tersendat.
Baca juga : Dorong Profesionalisme ASN, Pemkot Kediri Terapkan Kenaikan Pangkat hingga 12 Periode per Tahun
“Proses evakuasi dilakukan secepat mungkin karena sempat menimbulkan kemacetan,” jelas Joko.
Ia menambahkan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perawatan rutin terhadap pohon-pohon di ruang publik, terutama yang kondisinya sudah rapuh dan rawan tumbang saat cuaca ekstrem.
Untuk tindak lanjut, BPBD Kota Kediri telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) guna melakukan pembersihan lanjutan serta perawatan pohon di sekitar lokasi kejadian.
“Saat ini kondisi cuaca di sebagian wilayah Kota Kediri terpantau berawan,” tambahnya.
Joko juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang, khususnya dengan menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang berisiko roboh.
Baca juga : Dishub Kabupaten Kediri Bidik PAD Retribusi Parkir 2026 Tembus Rp19,1 Miliar
Sementara itu, Kepala Satlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Kanit Kamsel Iptu Mujani memastikan arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo telah kembali normal usai proses evakuasi.
“Personel Turjawali kami turunkan untuk membantu pengaturan lalu lintas hingga kondisi kembali lancar,” ujarnya.
Berkat respons cepat BPBD dan dukungan kepolisian, kejadian tersebut berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





