KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pergerakan kendaraan pemudik mulai terasa meningkat pada awal pekan ini di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Indonesia. Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri memaksimalkan pemantauan melalui sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang terpusat di ruang kendali.
Melalui ruang kontrol tersebut, petugas dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung di berbagai titik strategis. Jika terdeteksi kepadatan atau potensi kemacetan, informasi akan segera diteruskan kepada petugas di lapangan untuk dilakukan pengaturan arus kendaraan.
Kepala Dishub Kabupaten Kediri, Nizam Subekti, mengatakan puncak arus mudik yang melintasi wilayah Kediri diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret. Pergerakan kendaraan kemungkinan berlangsung sepanjang hari hingga malam hari. Petugas Dishub bersama tim gabungan akan terus bersiaga untuk mengurai kemacetan,” ujarnya.
Baca juga : Hujan Tak Hambat Kelancaran Lalu Lintas di Kota Kediri
Ia menjelaskan, saat ini Dishub Kabupaten Kediri telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung pemantauan lalu lintas. Tercatat ada 63 kamera CCTV yang tersebar di 31 titik lokasi, sementara sistem ATCS terpasang di sejumlah persimpangan strategis.
Beberapa lokasi yang dipasang ATCS antara lain di traffic light Tepus, Katang, Paron, Papar, Purwoasri, Mengkreng, Bogo, Pasar Kunjang, Branggahan, Pasar Gringging Jongbiru, Masjid An Nur Pare, Pasar Sambi, hingga Kandangan.
Menurut Nizam, salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah kawasan Pasar Sambi Kediri yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas.
“Wilayah Pasar Sambi termasuk area rawan macet. Di lokasi tersebut sudah terpasang CCTV dan ATCS sehingga memudahkan petugas memantau kondisi lalu lintas,” jelasnya.
Baca juga : DPRD Kota Kediri Sosialisasikan Bansos dan Dana Kelurahan, Ini Infonya
Dengan dukungan teknologi tersebut, Dishub dapat segera mengetahui kondisi lalu lintas di lapangan dan berkoordinasi dengan petugas untuk mengurai kemacetan sehingga arus kendaraan tetap berjalan lancar.***
Reporter: Baktiar
Editor: Hadiyin





