KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Memasuki awal tahun 2026, para penggemar durian di Kota Kediri masih harus bersabar. Harga durian di pasaran terpantau relatif mahal lantaran panen raya belum berlangsung, sehingga pasokan buah masih terbatas.
Pantauan di kawasan depan GOR Joyoboyo Kota Kediri menunjukkan deretan pedagang durian yang menjajakan dagangannya di tepi jalan menggunakan mobil pikap. Untuk durian lokal, harga saat ini berkisar mulai Rp35 ribu hingga ratusan ribu rupiah per buah, tergantung ukuran dan jenis varietas.
Harga tersebut terbilang jauh lebih tinggi dibandingkan saat panen raya, di mana durian biasanya bisa diperoleh dengan harga sekitar Rp 10 ribu per buah.
Salah satu pedagang durian, Widari, mengatakan tingginya harga dipicu oleh stok yang belum melimpah karena masih berada di awal musim panen.
Baca juga : Pemkot Kediri Berlakukan Sistem Satu Arah di Jalan Stasiun, Disiapkan Jadi Ikon Pariwisata Kota
“Kalau sudah masuk panen raya, harga durian bisa turun drastis sampai Rp10 ribu per buah. Sekarang masih awal musim, jadi stok belum banyak dan harganya masih tinggi,” ujar Widari, Sabtu (10/1/2026).
Meski harga tergolong mahal, minat masyarakat terhadap durian masih cukup tinggi. Lapak-lapak durian tetap ramai pembeli, terutama pada sore hingga malam hari.
Widari memperkirakan harga durian akan mulai mengalami penurunan dalam beberapa pekan ke depan, biasanya menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal itu seiring dengan datangnya panen raya dan meningkatnya pasokan durian dari sejumlah daerah sentra di Jawa Timur.
“Kalau panen raya benar-benar sudah mulai, durian murah pasti akan menyusul,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





