Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kediri Raya menggelar acara buka puasa bersama, Minggu (23/3/2025) sore. Acara yang digelar di Hotel Merdeka Kota Kediri ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama ratusan anggota Peradi Kediri Raya.
Ketua DPC Peradi Kediri Raya, Budiarjo Setiawan, S.H., M.H., menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi di antara para advokat, baik dari Peradi Suara Advokat Indonesia maupun organisasi lainnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.
“Permasalahan bangsa tidak mungkin diselesaikan sendiri. Oleh karena itu, kami ingin meningkatkan sinergi dengan pemerintah,” ujarnya.
Baca juga : Kantor Imigrasi Kediri Berubah Status, Kini Bisa Lakukan Pemeriksaan Keimigrasian
Meski situasi politik saat ini mulai stabil, Budiarjo menyoroti dampak ekonomi global dan ancaman resesi yang mulai dirasakan di Indonesia. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk berkontribusi dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di Kota Kediri.
“Kami ingin berperan dalam mewujudkan masyarakat yang adil, sejahtera, dan makmur secara merata,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dalam sambutannya menegaskan bahwa advokat memiliki peran penting dalam penegakan hukum, termasuk dalam perlindungan hak asasi manusia dan penciptaan keadilan di Kota Kediri.
“Advokat adalah garda terdepan dalam memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan, serta menjaga agar hukum dapat ditegakkan secara adil,” tuturnya.
Mbak Wali, sapaan akrabnya, juga mengajak para advokat untuk bersinergi dengan pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadikan Kota Kediri lebih adil, aman, dan sejahtera.
“Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri untuk menciptakan kondisi yang lebih baik. Sinergi dengan lembaga profesi seperti Peradi sangat diperlukan,” tegasnya.
Ia berharap Kota Kediri bisa menjadi tempat di mana hukum benar-benar ditegakkan secara adil bagi semua.***
Editor : Hadiyin





