Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kerusakan jalan di Kabupaten Kediri masih menjadi persoalan yang serius yang seharusnya diprioritaskan untuk segera diperbaiki. Salah satu titik yang mengalami kerusakan parah adalah ruas jalan di Dusun Bulusan, Desa Bulu, Kecamatan Semen.
Sepanjang sekitar 50 meter jalan mengalami kerusakan berat dengan lubang yang membahayakan pengendara, terutama saat musim hujan ketika genangan air menutupi lubang-lubang tersebut.
Jalan ini memiliki peran vital sebagai jalur penghubung antara Desa Bulu dan desa-desa sekitarnya, sekaligus menjadi akses menuju Kota Kediri.
Namun, upaya warga dalam mengajukan perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kediri tidak juga direspon. Merasa tak kunjung mendapat perhatian, warga akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan jalan secara mandiri dengan menggunakan semen pada Sabtu (22/3) malam setelah salat tarawih.
Baca juga : Kantor Imigrasi Kediri Berubah Status, Kini Bisa Lakukan Pemeriksaan Keimigrasian
Kepala Desa Bulu, Sya’roni, A.Md. Kep, mengungkapkan bahwa warga telah menantikan perbaikan jalan ini selama bertahun-tahun.
“Kami tidak bisa terus menunggu sementara keselamatan warga terancam. Apalagi, menjelang Lebaran, arus lalu lintas akan meningkat,” ujarnya.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Khoirudin, menambahkan bahwa perbaikan ini dilakukan dengan dana hasil swadaya masyarakat. Warga telah mengumpulkan dana dan membeli puluhan sak semen untuk memperbaiki jalan.
“Ini hanya solusi sementara. Pemerintah seharusnya tidak menutup mata dan segera melakukan perbaikan permanen,” tegasnya.
Baca juga : Satpol PP Kota Kediri Gerebek Kos di Tosaren, Amankan Pasangan Ilegal
Sementara itu, salah satu warga, Muhaimin, berharap langkah yang diambil warga dapat menjadi perhatian bagi pemerintah. “Kami hanya bisa melakukan perbaikan sebisa kami. Namun, tanggung jawab utama tetap ada di pemerintah untuk memastikan infrastruktur yang layak bagi masyarakat,” katanya.
Upaya warga ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap lingkungan mereka. Meski telah berusaha dengan kemampuan sendiri, mereka tetap berharap agar sebelum puncak arus mudik Lebaran, pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan yang lebih menyeluruh demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





