Kediri, LINGKARWILIS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kediri pada Kamis (18/12/2025) sore mengakibatkan banjir di Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem. Genangan air merendam sejumlah rumah warga, gang sempit, serta jalan utama yang menjadi akses aktivitas masyarakat setempat.
Pantauan di lokasi, warga tampak berjibaku membersihkan air yang masuk ke dalam rumah. Beberapa pengendara sepeda motor terpaksa menuntun kendaraannya saat melintasi gang karena khawatir mesin mogok akibat genangan. Ketinggian air di wilayah RT 22 RW 03 dilaporkan mencapai sekitar 60 sentimeter.
Salah satu warga terdampak, Siti Aisyah, mengatakan hujan mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB dan genangan mulai muncul satu setengah jam kemudian. Tak lama berselang, air mulai merembes masuk ke rumah warga.
“Hujan sejak jam tiga sore, banjir mulai sekitar setengah lima, dan air masuk ke rumah kira-kira jam lima sore,” ujar Siti Aisyah saat membersihkan lantai rumahnya.
Baca juga : Pemkab Kediri Siapkan Pesta Kembang Api Sambut Tahun Baru 2026 di SLG
Perempuan berusia 66 tahun itu menyebut banjir kali ini tergolong paling parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menuturkan, pada kejadian banjir terdahulu, air belum pernah sampai masuk ke dalam rumahnya.
“Tahun lalu tidak sampai masuk rumah. Biasanya juga airnya tidak setinggi ini,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengaku sudah bersiap ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Sejumlah barang berharga dan perabot rumah tangga telah diamankan lebih awal.
“Saya sudah siap-siap menyelamatkan barang dan kasur karena sudah menduga bakal banjir,” tuturnya.
Akibat kejadian ini, hampir seluruh bagian rumah Siti Aisyah terdampak genangan, mulai dari teras hingga dapur. Bagian dapur menjadi area yang paling parah dengan ketinggian air mencapai sekitar 15 sentimeter.
Baca juga : Bupati Kediri Serahkan Ribuan SK PPPK Paruh Waktu
Hingga petang hari, warga masih berupaya membersihkan sisa genangan sambil menunggu air surut.***
Reporter : Rizky Rusydianto
Editor : Hadiyin





