Blitar, LINGKARWILIS.COM – Nuansa khidmat terasa di area Kelenteng Poo An Kiong Kota Blitar saat umat Khonghucu melantunkan doa memohon keselamatan. Suasana tersebut menjadi bagian dari rangkaian ritual menyambut kembali berfungsinya rumah ibadah yang sempat hangus dilalap api empat tahun lalu.
Kelenteng yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat itu terbakar pada 2021, menghanguskan hampir seluruh isinya. Sejak kejadian tersebut, umat terpaksa memindahkan kegiatan peribadatan ke sebuah ruko di sekitar lokasi.
Setelah proses pembangunan selesai, mulai Rabu (03/12/2025) hingga Kamis (04/12/2025), digelar ritual khusus sebagai penanda dibukanya kembali kelenteng tersebut.
“Ritual ini bertujuan membersihkan kelenteng dari energi negatif agar kembali menjadi tempat ibadah yang aman dan nyaman bagi umat,” ujar Ketua I Yayasan Kelenteng Poo An Kiong, Than Swan Kiang, Kamis (4/12/2025).
Baca juga : Satresnarkoba Polres Blitar Kota Tangkap Enam Pengguna dan Pengedar Narkoba, Dua Diantaranya Ojol dan Petani
Pada hari pertama, prosesi diawali dengan penyucian setiap sudut bangunan dengan air suci yang dipercikkan oleh pemuka agama. Sepanjang ritual, umat juga mengikuti doa serta prosesi keagamaan lain, termasuk atraksi dua barongsai yang turut memeriahkan acara.
Puncak kegiatan ditandai dengan pemindahan rupang atau patung dewa dari tempat ibadah sementara menuju bangunan kelenteng yang baru.
“Sama seperti hari sebelumnya, proses pemindahan ini juga diiringi doa,” tambahnya.
Bangunan baru Kelenteng Poo An Kiong kini tampil lebih luas dan megah dibanding sebelum musibah kebakaran. Pada insiden November 2021, ruang utama peribadatan sebagian besar hangus, hanya beberapa benda yang berhasil diselamatkan termasuk empat pilar berukir naga.
Baca juga : Dinkes Kabupaten Kediri Gencarkan Edukasi Pencegahan HIV/AIDS Kepada Pelajar
Umat berharap musibah serupa tidak terjadi lagi dan kelenteng dapat kembali menjadi pusat spiritual bagi masyarakat.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






