Ponorogo, LINGKARWILIS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo bergerak cepat menuntaskan pembersihan material longsor yang menutup jalan poros antara Desa Wagir Kidul dan Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Jumat (21/11/2025). Sejak pagi, satu alat berat ekskavator diterjunkan untuk mempercepat normalisasi jalur tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, menyampaikan bahwa proses pembersihan telah mencapai sekitar 50 persen. Ia menargetkan ruas jalan penghubung itu kembali terbuka pada sore hari.
“Progres pembersihan sudah sekitar setengahnya. Harapannya, hari ini akses sudah bisa dilalui kembali,” ujar Agung.
Namun, upaya ini sempat terkendala hujan deras pada Kamis (20/11/2025). Intensitas hujan yang cukup tinggi menghambat kerja alat berat dan memicu longsor susulan dari tebing di bagian atas.
Baca juga : PGRI Kota Kediri Gelar Aksi Belanja Bareng untuk Dukung Pasar Tradisional
“Kemarin hujannya cukup deras sehingga alat tak dapat bekerja maksimal. Bahkan sempat ada tambahan longsor karena masih ada rekahan di atas lokasi,” jelasnya.
Hasil asesmen BPBD menunjukkan area di atas titik longsor masih berada dalam kondisi rawan. Selain retakan tanah yang cukup panjang, terdapat pula pepohonan besar yang berpotensi ikut runtuh jika terjadi pergerakan tanah lanjutan.
“Di atas itu ada rekahan cukup panjang dan banyak vegetasi pohon keras. Risiko longsor susulan masih tinggi. Kami sudah menyarankan pemerintah desa membuat saluran drainase di sisi utara mahkota longsor,” tambah Agung.
Baca juga : Truk Gandeng Bermuatan Tebu Asal Kediri Terguling di Tikungan Letter S Ngimbang, Ini Kronologinya
Setelah jalur utama benar-benar terbuka, BPBD berencana melanjutkan penanganan pada dua rumah warga yang tertimbun longsor. Untuk sementara, seluruh tenaga difokuskan pada pemulihan akses transportasi.
“Jika akses sudah kembali normal, barulah kami beralih ke dua rumah yang tertutup material. Itu menjadi prioritas lanjutan kami,” tutup Agung.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





