Kediri, LINGKARWILIS.COM – Memasuki bulan Ramadan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri mengimplementasikan program Sekolah Berbudaya Religi (SBR) di seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK di wilayah Kabupaten Kediri. Program ini dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri.
Pelaksanaan SBR meliputi berbagai kegiatan keagamaan di sekolah, seperti tadarus Al-Qur’an, pelaksanaan puasa, salat berjamaah, salat dhuha, serta kegiatan bernuansa religi lainnya yang bertujuan menanamkan nilai-nilai spiritual kepada peserta didik.
Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Disdik Kabupaten Kediri, Wawan Sarudi, mengatakan bahwa program ini bertujuan membentuk karakter siswa yang kuat, beretika, serta memiliki sikap religius dan nasionalisme yang tinggi.
Baca juga : Sebanyak 12.000 Siswa SMP Negeri Kelas IX di Kabupaten Kediri Akan Ikuti TKA
“Pembentukan karakter anak sangat penting melalui SBR agar mereka memiliki kepribadian yang lebih baik, tidak mudah terpengaruh hal negatif, serta mampu mencegah kenakalan remaja. Bahkan, Disdik Kabupaten Kediri telah menjadwalkan peluncuran SBR Award dan akan melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah,” ujar Wawan.
Ia menambahkan bahwa SBR Award merupakan bentuk motivasi bagi sekolah untuk lebih aktif mengimplementasikan budaya religi di lingkungan pendidikan masing-masing. Penilaian akan dilakukan berdasarkan indikator-indikator tertentu, dengan pemantauan langsung dari Disdik Kabupaten Kediri.
Selain itu, Disdik juga telah mengeluarkan surat edaran serta menyiapkan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) selama bulan puasa. Beberapa ketentuan yang diatur antara lain penyesuaian jam masuk sekolah, durasi jam pelajaran yang dipersingkat dari 40 menit menjadi 30 menit, serta pengaturan jadwal kegiatan sekolah selama Ramadan.
Lebih lanjut, Wawan menyampaikan bahwa Disdik Kabupaten Kediri juga telah menerima Surat Edaran (SE) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait pelaksanaan ikrar siswa dalam upacara bendera setiap Senin pagi.
Baca juga : Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Kediri Belum Terima Gaji, Ini Penjelasan Disdik
“Selain menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Kerukunan Siswa, kini juga ada ikrar siswa sebagai upaya membentuk karakter dan menumbuhkan rasa nasionalisme yang lebih kuat,” jelasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





