MOJOKERTO, LINGKARWILIS.COM β Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mendorong penguatan ekosistem investasi dan tata kelola keuangan daerah melalui peluncuran aplikasi AMAWABUMI (Aplikasi Pemanfaatan Sewa Barang Milik Daerah Terintegrasi), Selasa (18/2) pagi di halaman Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mojokerto.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa juga menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Jatim sebagai Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) serta BPR Majatama Perseroda terkait penyaluran gaji PPPK paruh waktu. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran perangkat daerah serta perwakilan asosiasi dunia usaha seperti Apindo, Kadin, HIPMI, dan IWAPI Kabupaten Mojokerto.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra menegaskan bahwa optimalisasi aset daerah menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Aset daerah yang selama ini idle harus kita ubah menjadi aset produktif. Dengan tata kelola yang transparan dan berbasis digital, kita membuka peluang investasi yang sehat dan saling menguntungkan,” ujarnya.
AMAWABUMI hadir sebagai platform digital berbasis web yang memuat data 167 bidang tanah milik Pemkab Mojokerto, terdiri dari 112 lahan pertanian dan 55 lahan eks waduk. Melalui aplikasi ini, calon investor dapat dengan mudah mengakses informasi aset, melihat potensi lokasi, hingga mengurus perizinan secara terintegrasi.
Menurut Gus Barra, digitalisasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) merupakan bagian dari transformasi tata kelola aset menuju sistem yang lebih transparan, modern, dan akuntabel.
“Melalui AMAWABUMI, kami ingin menghadirkan kemudahan dan kepastian hukum dalam pemanfaatan aset daerah. Ini menjadi langkah nyata mempertemukan kepentingan pemerintah dan dunia usaha dalam satu sistem yang terintegrasi,” tegasnya.
Selain itu, kerja sama dengan Bank Jatim sebagai RKUD serta BPR Majatama Perseroda diharapkan dapat memperkuat sistem keuangan daerah agar lebih tertib, aman, dan profesional, khususnya dalam pengelolaan transaksi keuangan serta penyaluran gaji PPPK paruh waktu.
Di akhir kegiatan, Bupati Mojokerto secara resmi meluncurkan penggunaan aplikasi AMAWABUMI dan berharap inovasi tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga ikhtiar ini menjadi langkah bersama dalam meningkatkan PAD dan mendorong kesejahteraan masyarakat Mojokerto,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Bayu
