NGANJUK, LINGKARWILIS.COM – Semangat tinggi mengiringi pelepasan kontingen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nganjuk untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Acara pelepasan digelar di Pendopo K.R.T Sosro Koesoemo, Senin (23/6/2025), dengan kehadiran langsung Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi alias Kang Marhaen.
Dalam sambutannya, Kang Marhaen menyatakan target ambisius: 15 medali emas. Ia berharap para atlet tampil maksimal dan membawa pulang prestasi gemilang yang membanggakan masyarakat Nganjuk.
“Kalau bisa lebih dari 15 emas, gaspol terus! Jangan kalah semangat dari Porprov sebelumnya,” tegas Kang Marhaen, memberi semangat di hadapan para atlet dan ofisial.
Baca juga : Sidang Perdana Kasus Mutilasi di PN Kediri, Rochmat Tri Hartanto Hadapi Dakwaan Pembunuhan Berencana
Ia juga berpesan agar para atlet menjaga kondisi fisik dan mental selama pertandingan. Menurutnya, olahraga bukan hanya soal hobi, tapi bisa menjadi jalan profesional jika dijalani dengan sungguh-sungguh.
“Lebih baik berkeringat saat bertanding daripada menyesal di akhir pertandingan. Saya percaya kalian semua adalah juara,” tambahnya penuh optimisme.
Sementara itu, Ketua KONI Nganjuk Ali Mahfud menjelaskan bahwa kontingen Nganjuk tahun ini terdiri dari 222 atlet, terdiri dari 154 atlet putra dan 68 putri, dengan dukungan 65 ofisial. Mereka akan berlaga di 28 cabang olahraga yang digelar di kawasan Malang Raya mulai 28 Juni hingga 5 Juli 2025.
Ali Mahfud menyatakan harapannya untuk melampaui pencapaian di Porprov 2023, di mana Nganjuk meraih 9 emas, 10 perak, dan 11 perunggu.
Baca juga : Kecelakaan Beruntun di Pesantren Kediri, Seorang Pengendara Motor Tewas, Ini Identitasnya
“Dengan persiapan yang lebih matang dan semangat juang yang tinggi, kami yakin bisa meraih hasil yang lebih baik tahun ini,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan, para atlet menerima atribut resmi secara simbolis, termasuk ID card, jaket KONI, topi, dan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan perlindungan selama bertanding.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





