Cegah PMK Kembali Muncul Saat Musim Pancaroba, Pemkab Tulungagung Gencarkan Vaksinasi Ternak

Cegah PMK Kembali Muncul Saat Musim Pancaroba, Pemkab Tulungagung Gencarkan Vaksinasi Ternak
Proses penyuntikan vaksin PMK pada ternak sapi di Kabupaten Tulungagung (isal)

TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus menggencarkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) meski kasus baru telah nihil selama beberapa bulan terakhir. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar wabah tidak kembali merebak, terutama saat peralihan musim.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, Mulyanto, menyebut bahwa masa pancaroba—dari kemarau ke musim hujan—berpotensi meningkatkan kelembapan, yang dapat memicu perkembangan mikroorganisme penyebab penyakit.

“Walaupun tidak ada temuan kasus baru, vaksinasi tetap kami jalankan sebagai upaya pencegahan. Peralihan musim bisa memicu munculnya kembali PMK,” jelasnya, Minggu (3/8/2025).

Baca juga : Malam Spektakuler “Power of Java”, Ribuan Warga Padati Memorial Park Kota Kediri

Menurutnya, vaksinasi dilakukan secara menyeluruh di seluruh desa di Tulungagung. Setiap sapi dewasa ditargetkan menerima hingga empat kali suntikan, sedangkan anak sapi disesuaikan maksimal tiga kali.

Distribusi Vaksin Lancar
Mulyanto menambahkan, ketersediaan vaksin masih mencukupi. Pada Juli 2025, Tulungagung menerima 552 botol vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat, setara dengan 13.800 dosis.

“Distribusi akan kami lakukan ke seluruh Puskeswan saat stok lama mulai menipis,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus PMK yang pernah ditemukan di Tulungagung berasal dari luar daerah, terutama dari wilayah dengan cakupan vaksinasi yang rendah. Masuknya hewan ternak dari luar menjadi salah satu penyebab utama penyebaran.

Baca juga : Polres Kediri Kota Siapkan Satgas Khusus Awasi Karnaval Sound, Pastikan Sesuai Aturan

“Pengalaman pada akhir 2024 dan awal 2025 menunjukkan bahwa lalu lintas ternak sangat berpengaruh. Makanya, vaksinasi di tingkat lokal harus terus diperkuat,” pungkasnya.***

Reporter : Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D