Deretan Fakta Menarik Film Pabrik Gula, Ternyata Tayang Dalam 2 Versi!

Deretan Fakta Menarik Film Pabrik Gula, Ternyata Tayang Dalam 2 Versi!
Ilustrasi fakta menarik film Pabrik Gula (Instagram.com/sgv.citramajaya)

LINGKARWILIS.COM – Pabrik Gula, menjadi salah satu film bergenre horor terbaru yang saat ini sedang tayang di bioskop.

Film Pabrik Gula ini diperankan oleh sejumlah artis ternama, diantaranya Arbani Yasiz, Erika Carlina, dan Ersya Aurelia.

bayar PBB Kota Kediri

Meskipun sempat menuai kontroversi, film Pabrik Gula berhasil menjadi film dengan penonton terbanyak selama Lebaran.

Dibawah ini ada beberapa fakta menarik dari film Pabrik Gula yang menarik untuk diketahui, simak yuk!

Dibalik Keindahan Film Princess Disney. Kisah Nyata yang Mengerikan

Fakta Menarik Film Pabrik Gula

1. Diadaptasi dari Thread Viral Simpleman

Film Pabrik Gula merupakan adaptasi dari thread horor yang sempat viral di media sosial X (dulu Twitter), yang ditulis oleh akun @simpleman.

Penulis ini dikenal berkat kisah-kisah horornya yang menegangkan dan berhasil menarik perhatian jutaan pembaca daring.

Beberapa karya miliknya yang telah sukses diangkat ke layar lebar antara lain KKN di Desa Penari, Sewu Dino, dan Badarawuhi di Desa Penari.

Keberhasilan film-film tersebut menunjukkan bahwa cerita horor lokal dengan sentuhan budaya dan unsur mistis masih sangat diminati.

Kini, Pabrik Gula menjadi bagian dari “ Simpleman Universe” yang terus tumbuh dan memperluas basis penggemarnya.

2. Tayang dalam Dua Versi

Salah satu keistimewaan film ini adalah penayangannya dalam dua versi berbeda, yaitu versi Jam Kuning dan Jam Merah.

Versi Jam Kuning tayang pada siang hingga sore hari dan ditujukan bagi penonton usia 17 tahun ke atas.

Meski lebih ringan, versi Jam Kuning ini tetap menyuguhkan ketegangan khas film horor.

Sementara itu, versi Jam Merah hadir mulai pukul 20.00 hingga tengah malam dengan rating 21+.

Versi ini merupakan versi tanpa potongan (uncut) yang menampilkan adegan lebih menyeramkan dan menyentuh sisi psikologis penonton.

Sutradara Awi Suryadi menyampaikan bahwa konsep dua versi ini dibuat agar penonton bisa memilih pengalaman sinematik sesuai dengan selera masing-masing.

3. Mengangkat Tradisi dan Budaya Masyarakat Lokal

Film ini tak hanya menyajikan kisah horor, tetapi juga mengangkat unsur tradisi dan budaya masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pabrik gula.

Salah satu tradisi yang ditampilkan dalam cerita adalah manten tebu, sebuah ritual yang wajib dilaksanakan oleh masyarakat sekitar pabrik, khususnya di wilayah Jawa Timur, setiap awal musim penggilingan tebu.

Tradisi ini diyakini dapat membawa keberuntungan serta melindungi para pekerja dari bahaya.

4. Mendapat Penonton Terbanyak Selama Lebaran

Setelah resmi dirilis, film yang sedang tayang di bioskop ini langsung menduduki posisi teratas box office nasional dan mencatatkan jumlah penonton terbanyak selama libur Lebaran.

Berdasarkan data per Sabtu, 5 Maret 2025, film ini telah disaksikan hampir dua juta penonton di bioskop seluruh Indonesia.

Angka tersebut membuatnya mengungguli beberapa film besar lain yang tayang di periode sama, seperti Qodrat 2, Jumbo, Komang, dan Norma: Antara Mertua dan Menantu.

Hal ini membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap film horor lokal yang dikemas dengan baik masih sangat tinggi.

5. Poster yang Sempat Menuai Kontroversi

Sebelum dirilis secara resmi di bioskop, film ini lebih dulu ramai diperbincangkan di media sosial karena poster promosinya.

Dalam poster tersebut tampak seorang perempuan berpakaian minim duduk di atas tubuh pria, dikelilingi oleh bayangan hitam.

Banyak warganet menganggap poster itu tidak pantas dan tidak merepresentasikan genre horor yang sesungguhnya.

Berbagai kritik pun bermunculan di berbagai platform media sosial, sebagian menyebutnya terlalu vulgar dan bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap filmnya.

Namun, di balik kontroversi tersebut, rasa penasaran publik justru meningkat, yang kemudian mendorong antusiasme tinggi terhadap film ini.

Alhasil, film ini menjadi salah satu film horor yang paling ramai dibicarakan dan ditonton di tahun 2025.

6. Adegan Panas Erika Carlina dan Arbani Yasiz

Ternyata, sosok yang tampil dalam poster kontroversial tersebut adalah Erika Carlina dan Arbani Yasiz.

Erika mengungkapkan bahwa adegan panas itu diambil pada pukul 00.30 di sebuah ruangan yang sebenarnya dikunci dengan rantai.

Menurutnya, ini merupakan film yang berani. Berbagai adegan menegangkan seperti kerasukan dan adegan seks yang intens membuat Erika menilai bahwa film ini termasuk dalam kategori berisiko tinggi.

7. Pemain Ketempelan

Usai menjalani syuting adegan panas, Erika mengaku jika tubuhnya menggigil keesokan harinya.

Namun, saat diperiksa oleh dokter, kondisinya dinyatakan normal, bahkan obat medis pun tidak memberikan efek.

Erika akhirnya menempuh pengobatan non medis dengan meminum air doa, yang langsung membuatnya merasa sembuh.

Meski disebut ‘ketempelan’ sosok mirip ular oleh Om Hao, Erika tidak merasa trauma untuk kembali bermain di film bergenre horor.

Official Trailer Pabrik Gula

Jangan lupa saksikan film Pabrik Gula yang saat ini sedang tayang di bioskop!

Penulis: Rafika Pungki Wilujeng
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4Dsitus toto