Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dinas Kesehatan Kota Kediri memperkuat upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui agenda Evaluasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga. Kegiatan tersebut digelar di Balai Kelurahan Setono Pande, Kecamatan Kota Kediri, Senin (24/11/2025).
Agenda ini menjadi penutup rangkaian evaluasi PHBS tahun 2025 yang berfokus pada peninjauan penerapan sepuluh indikator PHBS di tingkat keluarga di seluruh kelurahan. Proses evaluasi melibatkan kader kesehatan yang selama ini berperan dalam pendampingan warga.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Kediri, Candra Jaya, SKM., MM., menegaskan bahwa evaluasi ini diperlukan untuk mengetahui capaian dan kendala di lapangan.
“Evaluasi ini bertujuan melihat sejauh mana indikator PHBS telah diterapkan di rumah tangga. Ada sepuluh indikator, mulai pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, ASI eksklusif, penimbangan balita setiap bulan, penggunaan jamban sehat, pemberantasan jentik, pemakaian air bersih, cuci tangan pakai sabun, konsumsi sayur dan buah, aktivitas fisik, hingga tidak merokok di dalam rumah,” jelasnya.
Baca juga : DPUPR Kota Kediri Lakukan Tambal Sulam Lubang Jalan di Mayjend Sungkono
Candra menambahkan bahwa beberapa indikator masih belum mudah diterapkan karena adanya hambatan di tingkat keluarga.
“Kami mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat. Dari hasil ini, kami bisa menentukan strategi pembinaan lanjutan agar penerapan PHBS semakin maksimal,” ujarnya.
Evaluasi tersebut melibatkan koordinator kader kesehatan serta perwakilan kader dari 46 kelurahan se-Kota Kediri. Tenaga promosi kesehatan dari puskesmas dan perwakilan Dinas Kesehatan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Baca juga : Kantongi Izin Resmi, Persik Kediri vs Semen Padang Siap Digelar di Stadion Brawijaya
Dinas Kesehatan Kota Kediri berharap agenda evaluasi ini dapat memperkuat komitmen kader dalam memberi edukasi kepada masyarakat sekaligus menjadi bahan perbaikan program kesehatan keluarga pada tahun berikutnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





