Kediri, LINGKARWILIS.COM β Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Kediri, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri menggelar pertemuan dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) se-Kabupaten Kediri pada Senin (17/1/2025) pagi di Pemkab Kediri. Acara ini diikuti oleh 150 PPL yang bertugas di berbagai wilayah.
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan mendapatkan data terkait luas lahan pertanian, sistem irigasi, pemupukan, serta upaya pemberantasan hama. Hal ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian di daerah.
Plt. Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri, Sukadi, mengungkapkan bahwa Kementerian Pertanian telah menetapkan target luas tanam padi sebesar 63.273 hektar.
Baca juga :Β Satlantas Polres Kediri Kota Bantu Ibu Hamil Tua Saat Operasi Keselamatan Semeru
Namun, hingga saat ini, luas tanaman padi di Kabupaten Kediri baru mencapai 49.131 hektar, sehingga masih terdapat sekitar 14.500 hektar yang belum ditanami.
“Kami meminta PPL untuk menginventarisasi kendala di lapangan, termasuk pola irigasi, metode penanaman, pemupukan, hingga pemberantasan hama. PPL harus mengawal petani dari awal hingga panen agar hasilnya maksimal,” ujar Sukadi.
Selain itu, PPL juga diarahkan untuk bersinergi dengan lintas sektor, termasuk TNI dan Polri, guna memastikan harga jual padi tetap stabil di kisaran Rp 6.500 per kilogram.
Baca juga :Β Vaksinasi Ternak Door to Door, Upaya Cegah PMK di Kabupaten Kediri
Hal ini merupakan upaya konkret agar petani mendapatkan keuntungan yang layak dan kesejahteraan mereka meningkat.***
Reporter: Bakti Wibowo
Editor : Hadiyin





