Kediri, LINGKARWILIS.COM – Menghadapi musim penghujan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Timur diminta untuk lebih serius melakukan normalisasi sungai-sungai besar maupun anak sungai di Kabupaten Kediri. Fokus utamanya berada di wilayah barat, meliputi Kecamatan Mojokerto, Semen, Banyakan, Grogol, dan Tarokan, yang kerap dilanda banjir dengan dampak signifikan bagi masyarakat.
Selain itu, BBWS juga diharapkan menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan rokok di sekitar wilayah bandara untuk penanganan sungai yang sering meluap. Pasalnya, setiap musim hujan air deras kerap merendam area persawahan hingga perkampungan warga.
Penting pula, kata sejumlah pihak, merealisasikan pembangunan embung di sekitar bandara yang sebelumnya pernah diusulkan. Keberadaan embung dinilai efektif menampung limpahan air hujan sehingga tidak langsung mengalir ke sungai. Langkah ini dinilai strategis untuk melindungi masyarakat dari ancaman banjir.
Baca juga : Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Lepas Tim SSB Wirayuda ke Piala Menpora U-15
Dorongan tersebut disampaikan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kediri, Pendiwan, usai berdialog dengan Tim BBWS Jawa Timur di Kantor DPRD Kabupaten Kediri, Rabu (24/9/2025). Politisi senior PDI Perjuangan itu menegaskan perlunya perhatian khusus terhadap upaya normalisasi sungai di daerah rawan banjir.
“Ini persoalan serius yang harus ditangani BBWS. Kami mendorong agar normalisasi sungai di Kabupaten Kediri segera dimaksimalkan demi mengurangi risiko banjir bandang yang merugikan masyarakat,” ujar Pendiwan.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





